facebook

Update Covid-19 Global: Pfizer Rilis Hasil Uji Coba Vaksin Booster untuk Anak 5 Tahun ke Bawah

Risna Halidi | Lilis Varwati
Update Covid-19 Global: Pfizer Rilis Hasil Uji Coba Vaksin Booster untuk Anak 5 Tahun ke Bawah
Ilustrasi Pfizer. [Don Emmert/AFP]

Pfizer mengatakan, jumlah anak dalam uji coba yang jatuh sakit dengan Covid-19 terlalu kecil untuk membuat pernyataan pasti tentang kemanjuran.

Suara.com - Kasus positif Covid-19 di seluruh dunia bertambah 450.630 kasus selama 24 jam terakhir. Di waktu yang sama, kematian akibat infeksi virus corona SARS Cov-2 itu juga bertambah 940 jiwa.

Data pada situs worldometers per Selasa (24/5/2022) tercatat total kasus Covid-19 ada sebanyak 528,02 juta dengan kematian lebih dari 6,3 juta jiwa.

Kampanye vaksinasi, terutama suntikan booster, masih terus dilakukan untuk mencegah infeksi semakin parah dan mengurangi angka kematian.

Salah satu perusahaan pengembang vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech mengatakan bahwa temuan awal dari uji klinis terhadap anak-anak di bawah lima tahun menunjukkan tiga dosis vaksin menghasilkan respons kekebalan yang kuat untuk memenuhi kriteria otorisasi peraturan.

Baca Juga: DIY Nihil Penambahan Kasus Harian COVID-19

Dalam rilis berita, perusahaan mengatakan rejimen tiga dosis telah 80 persen efektif dalam mencegah infeksi simtomatik pada subset dari 1.678 peserta uji coba, yang berusia 6 bulan sampai 4 tahun.

Seorang juru bicara Pfizer mengatakan hasil komprehensif dari uji coba akan diungkapkan bulan depan.

Pfizer mengatakan, jumlah anak dalam uji coba yang jatuh sakit dengan Covid-19 terlalu kecil untuk membuat pernyataan pasti tentang kemanjuran.

Hanya 10 peserta yang terjangkit Covid-19 setelah mereka yang berada dalam kelompok vaksinasi diberi dosis ketiga.

Berdasarkan protokol uji klinis ditetapkan bahwa analisis kemanjuran vaksin membutuhkan setidaknya 21 kasus Covid.

Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 23 Mei: Positif 58, Sembuh 115, Meninggal 1

Perusahaan mengatakan bahwa data akhir tentang kemanjuran, titik akhir sekunder untuk uji klinis, akan dibagikan setelah hasil tersedia.

Komentar