facebook

Hits Kesehatan: Rahasia Tumbuhkan Rambut Botak, Obat Covid-19 Paxlovid Tidak Efektif?

Risna Halidi
Hits Kesehatan: Rahasia Tumbuhkan Rambut Botak, Obat Covid-19 Paxlovid Tidak Efektif?
Ilustrasi gambar penyebab kebotakan. (freepik)

Simak deretan berita kanal Kesehatan paling populer di Suara.com edisi Jumat, 27 Mei 2022 berikut ini.

Suara.com - Ada obat yang diklaim dapat menumbuhkan rambut di area yang botak. Di sisi lain, CDC AS mencatat pasien Covid-19 yang diobati dengan antivirus Paxlovid kerap kembali mengalami gejala setelah pulih. Apakah itu artinya Paxlovid tidak efektif?

Berita mengenai obat rambut botak dan obat Paxlovid masuk dalam daftar berita kanal Kesehatan paling populer di Suara.com edisi Jumat, 27 Mei 2022 berikut ini.

1. Kabar Baik, Peneliti Berhasil Temukan Obat yang Mampu Tumbuhkan Rambut Botak Secara Penuh

Ilustrasi gambar penyebab kebotakan. (freepik)
Ilustrasi gambar penyebab kebotakan. (freepik)

Ada kabar baik untuk orang dengan rambut rontok dan botak. Peneliti  berhasl menemukan obat untuk menembuhkan rambut secara penuh dalam enam bulan.

Baca Juga: Kena Razia Guru BK di Sekolah, Gaya Potongan Rambut Pelajar ini Bikin Ngakak, Tuai Pro dan Kontra Warganet

Para ilmuwan mengatakan itu menandai "tonggak penting" dalam mengembangkan obat baru untuk mengatasi kebotakan. Pil dua kali sehari mengatasi kondisi yang disebut alopecia areata.

Baca selengkapnya

2. CDC Temukan Kasus Kembalinya Gejala Covid-19 Pada Pasien Sembuh Setelah Minum Paxlovid

Ilustrasi obat-obatan. (Pixabay.com/stevepb)
Ilustrasi obat-obatan. (Pixabay.com/stevepb)

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) memperkirakan penderita Covid-19 yang diobati menggunakan antivirus Paxlovid kembali mengalami gejala setelah pulih.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengizinkan penggunaan darurat Paxlovid pada Desember tahun lalu untuk orang berusia 12 tahun ke atas.

Baca Juga: Andika Kangen Band Kaget Ada Bumil Ngidam Pingin Gaya Rambut Anak Seperti Miliknya di Masa Lalu: Ngeri Kena Sawan

Baca selengkapnya

3. Sering Nyeri Otot Pada 3 Area Badan Ini? Bisa Jadi Itu Gejala Kolesterol Tinggi

Ilustrasi: Periksa Kolesterol. (Elements Envato)
Ilustrasi: Periksa Kolesterol. (Elements Envato)

Kolesterol dalam tubuh kerap dianggap buruk karena memiliki hubungan dengan penyebab penyakit kardiovaskular. Namun, beberapa kolesterol sebenarnya juga sangat penting bagi tubuh.

Kolesterol umumnya ditemukan dalam darah, diperlukan untuk membangun sel-sel sehat. Tapi, kadar kolesterol terlalu tinggi memang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Baca selengkapnya

4. Risiko Penyakit Kian Meningkat, Lansia Harus Batasi Asupan GGL

Ilustrasi lansia. (Elements Envato)
Ilustrasi lansia. (Elements Envato)

Sama seperti kelompok usia lainnya, lansia juga sebaiknya membatasi asupan GGL (gula garam lemak) untuk mencegah kemunculan penyakit tertentu.

Menurut buku lanjut usia dari Kementerian Kesehatan, konsumsi GGL yang dianjurkan yaitu gula maksimum empat sendok makan (50 gram/hari), garam maksimum satu sendok teh (2 gram/hari), dan lemak maksimum lima sendok makan minyak sayur (67 gram/hari).

Baca selengkapnya

5. Zodiak Kesehatan Hari Ini, Jumat 27 Mei 2022: Libra Perbanyak Konsumsi Protein dari Kacang-kacangan

Protein dari Kacang-kacangan (Pixabay/ExplorerBob)
Protein dari Kacang-kacangan (Pixabay/ExplorerBob)

Zodiak Libra disarankan memperbanyak konsumsi protein dari kacang-kacangan hari ini. Bagaimana dengan zodiak kesehatan hari ini, Jumat 27 Mei 2022 lainnya?

Memiliki kesadaran terhadap kesehatan akan membawamu pada hidup yang lebih sejahtera saat ini. Jadi, mulailah untuk bergerak, tak ada kata terlambat untuk memperbaiki tubuhmu saat ini.

Baca selengkapnya

Komentar