Sering Nyeri Otot Pada 3 Area Badan Ini? Bisa Jadi Itu Gejala Kolesterol Tinggi

Kamis, 26 Mei 2022 | 19:33 WIB
Sering Nyeri Otot Pada 3 Area Badan Ini? Bisa Jadi Itu Gejala Kolesterol Tinggi
Ilustrasi: Periksa Kolesterol. (Elements Envato)

Suara.com - Kolesterol dalam tubuh kerap dianggap buruk karena memiliki hubungan dengan penyebab penyakit kardiovaskular. Namun, beberapa kolesterol sebenarnya juga sangat penting bagi tubuh.

Kolesterol umumnya ditemukan dalam darah, diperlukan untuk membangun sel-sel sehat. Tapi, kadar kolesterol terlalu tinggi memang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Anjuran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kadar aman dari total kolesterol yakni, di bawah 200 mg/dl untuk orang dewasa. Apabila angka kolesterol sudah di atas 240 mg/dl, maka seseorang akan dianggap memiliki kolesterol tinggi.

Penyebab utama kolesterol tinggi umumnya karena berlebihan konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans, kurang aktivitas fisik, juga kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok dan konsumsi minuman beralkohol.

Kolesterol tinggi biasanya tidak langsung menimbulkan gejala. Tapi, secara perlahan dapat menyebabkan perubahan tertentu pada tubuh yang dapat memicu rasa sakit dan ketidaknyamanan.

The American Heart Association (AHA) menyatakan bahwa gejala paling umum dari penyakit arteri perifer (PAD) ekstremitas bawah adalah kram otot yang menyakitkan di pinggul, paha atau betis saat berjalan, naik tangga maupun berolahraga.

"Rasa sakit PAD sering hilang ketika Anda berhenti berolahraga, meskipun ini mungkin memakan waktu beberapa menit. Otot yang bekerja membutuhkan lebih banyak aliran darah. Otot yang beristirahat bisa bertahan (dari rasa sakit)," kata AHA, dikutip dari Times of India.

PAD merupakan kondisi peredaran darah yang terkait dengan penyempitan arteri, menyebabkan penurunan aliran darah ke anggota badan. Ketika seseorang mengalami penyakit ini, lengan dan kaki tidak mendapatkan aliran darah yang cukup untuk menjalankan fungsinya.

Hal ini paling sering disebabkan oleh aterosklerosis, suatu kondisi yang terkait dengan penumpukan lemak, kolesterol dan zat lain di dalam dan di dinding arteri, menurut Mayo Clinic.

Baca Juga: Terlalu Lama Menonton TV Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Sebabnya!

Oleh karena itu, jika kadar kolesterol terlalu tinggi akan menumpuk di dinding arteri, secara bertahap menyebabkan aterosklerosis dan kemudian menjadi PAD.

Selain kram di pinggul, paha, dan betis, berikut beberapa gejala umum lainnya yang terkait dengan PAD.

  • Mati rasa atau kelemahan pada kaki
  • Luka di jari kaki, kaki atau tungkai yang tidak kunjung sembuh
  • Perubahan warna kaki
  • Rambut rontok
  • Gangguan pertumbuhan rambut dan kuku kaki
  • Lemah atau tidak ada denyut nadi di tungkai dan kaki
  • Disfungsi ereksi pada laki-laki
  • Sakit dan kram di lengan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI