Otot Berkedut Bisa Menjadi Tanda Peringatan Kanker, Begini Penjelasannya

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 27 Mei 2022 | 14:05 WIB
Otot Berkedut Bisa Menjadi Tanda Peringatan Kanker, Begini Penjelasannya
Ilustrasi otot kaki berkedut (freepik)

Suara.com - Kanker terjadi ketika sel tubuh tumbuh secara tak terkendali dan dapat menyebar ke organ lain di dalam tubuh. Meski banyak gejala kanker, ada beberapa tanda peringatan yang tampaknya tidak terkait titik asal tumor.

Terkadang, tumor kanker bersifat ganas. Artinya, dapat tumbuh dan menyebar ke bagian lain dari tubuh di mana saraf berpusat, menyebabkan otot berkedut, kejang, atau menyentak.

Kedutan otot disebabkan oleh kontraksi yang tidak disengaja di area tersebut atau berasal dari kedutan kelompok otot yang dijalankan oleh serat saraf motorik tunggal.

Salah satu tanda peringatan kanker otak

Menurut Times of India, kedutan yang berkaitan dengan kanker terjadi ketika tumor mulai menekan otak, sehingga menghentikan fungsi normal.

Tumor otak dapat mengiritasi neuron di otak, menyebabkan kontraksi otot, kedutan, mati rasa dan kesemutan, pernapasan dangkal, hingga kehilangan kesadaran.

Ilustrasi kaki dan tangan kesemutan (Unsplash/Jan Romero)
Ilustrasi kaki dan tangan kesemutan (Unsplash/Jan Romero)

Tumor yang menyebar ke lobus temporal, lobus frontal, dan lobus parietal juga dapat menyebabkan masalah dalam fungsi bicara, pengambilan keputusan, pemecahan masalah, konsentrasi, dan kecepatan berpikir.

Oleh karenanya, sangat penting untuk mengatasi gejala saat mulai muncul.

Siapa pun yang mengalami perubahan tubuh tidak biasa disarankan untuk menghubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

baca juga

Kanker telah memengaruhi sumsum tulang belakang

Sumsum tulang belakang yang terpengaruh oleh kanker juga bisa menimbulkan gejala pada otot, seperti pengencangan jaringan otot di kaki, pergelangan dan kaki itu sendiri.

Semua jenis tumor dapat memengaruhi tulang belakang, termasuk tumor primer dan sekunder.

Sebagian besar tumor primer jinak dan tumbuh lambat. Sementara Tumor sekunder adalah sel kanker yang berasal dari area lain di tubuh.

Beberapa kanker utama yang diketahui menyebar ke sumsum tulang belakang adalah kanker prostat, paru-paru, dan kanker payudara.

Karena kemampuannya yang tinggi untuk bermetastasis, kanker tersebut dapat dengan mudah menyebar ke jaringan di dalam tulang belakang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Nyeri Otot Pada 3 Area Badan Ini? Bisa Jadi Itu Gejala Kolesterol Tinggi

Sering Nyeri Otot Pada 3 Area Badan Ini? Bisa Jadi Itu Gejala Kolesterol Tinggi

Health | Kamis, 26 Mei 2022 | 19:33 WIB

Sulit Gemuk? Berikut 5 Tips untuk Menambah Berat Badan dan Massa Otot

Sulit Gemuk? Berikut 5 Tips untuk Menambah Berat Badan dan Massa Otot

Your Say | Kamis, 26 Mei 2022 | 17:41 WIB

Dikira Hanya Kejang Otot Biasa, Ternyata Gadis Ini Menderita Kanker Ginjal yang Sudah Menyebar ke Organ Lain

Dikira Hanya Kejang Otot Biasa, Ternyata Gadis Ini Menderita Kanker Ginjal yang Sudah Menyebar ke Organ Lain

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 19:01 WIB

Terkini

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:53 WIB

Wake Me Up When September Ends

Wake Me Up When September Ends

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:45 WIB

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 07:31 WIB

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:22 WIB

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 07:20 WIB

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:13 WIB

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

×