Ini Beda Lelah Fatigue dan Lelah Capek Secara Medis

Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 29 Mei 2022 | 23:00 WIB
Ini Beda Lelah Fatigue dan Lelah Capek Secara Medis
Ilustrasi Lelah. (unsplash)

Suara.com - Kita mungkin sering mendengar kata fatigue (kelelahan) dan merujuk pada kondisi super lelah, yang seolah-olah memiliki arti yang sama dengan tired atau capek. Namun ternyata secara medis, dua kata itu memiliki arti yang berbeda.

Capek atau tired adalah sesuatu yang kita rasakan setelah aktivitas yang panjang atau sibuk. Namun fatigue adalah kondisi saat tidur panjang bahkan tidak cukup untuk membuat tubuh kembali segar.

Capek atau capai bisa terjadi pada semua orang dan itu adalah sinyal tubuh untuk beristirahat dan menutup hari. Sementara fatigue adalah perasaan tidak biasa dan orang yang menderita fatigue akan merasa kekurangan energi setiap hari.

Fatigue dapat terjadi karena penyakit tertentu, kurang atau terlalu banyak tidur, kelebihan berat badan, kurang olahraga, bahkan depresi. Fatigue juga merupakan salah satu gejala umum yang dikeluhkan oleh para survivor Covid-19.

Ilustrasi Lelah Mental. (Pexels/cottonbro)
Ilustrasi Lelah . (Pexels/cottonbro)

Seseorang mungkin juga menderita sindrom kelelahan kronis atau ensefalomielitis myalgic jika fatigue dialami dalam waktu yang sangat lama.

"Ensefalomielitis myalgic atau sindrom kelelahan kronis atau ME/CFS, adalah kondisi jangka panjang di mana seseorang akan mengalami berbagai gejala," kata Dr Vikrant Shah, dokter spesialis penyakit intensif dan infeksi, di Zen Multispeciality Hospital Chembur.

"Yang paling umum adalah sangat lelah. Tanda bahaya lainnya adalah sulit melakukan pekerjaan sehari-hari dengan mudah, merasa lelah bahkan setelah tidur, membutuhkan waktu lama untuk pulih setelah aktivitas fisik, sering terbangun dari tidur di malam hari, dan masalah kognitif seperti kurang konsentrasi, ketidakmampuan untuk berpikir atau mengingat sesuatu, sakit kepala, nyeri otot, detak jantung tidak teratur dan merasa pusing," tambah Dr Shah menjelaskan gejala sindrom kelelahan kronis.

Dikutip dari Hindustan Times, berikut perbedaan capek atau tired dan lelah fatigue.

Pertama, fatigue adalah perasaan lelah atau lemah yang terus-menerus dan bisa berupa kelelahan fisik, mental, atau kombinasi keduanya. Mereka yang mengalami fatigue akan memiliki sedikit energi daripada biasanya.

Kedua, capek atau tired adalah kejadian normal, tetapi jika terus berlanjut, mungkin ada masalah medis yang mendasarinya.

Ketiga, kelelahan fatigue tidak sama dengan capek atau juga merasa kewalahan. Fatigue merupakan penanda bahwa tubuh tidak mampu mengimbangi rasa lelah.

Keempat, orang yang capek cenderung masih memiliki energi tetapi sedang merasa tidak sabar dan mengalami kelemahan otot yang dapat diatasi dengan istirahat.

Kelima, orang yang mengalami fatigue memiliki stamina rendah, sulit tidur dan sensitif terhadap cahaya. Jika Anda menderita kelelahan kronis, Anda harus mendapatkan diagnosis yang tepat dan mencari tahu penyebab yang mendasarinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati Kena Hygral Fatigue, Rambut Rusak Akibat Sering Keramas!

Hati-hati Kena Hygral Fatigue, Rambut Rusak Akibat Sering Keramas!

Your Say | Sabtu, 28 Mei 2022 | 18:33 WIB

Kenali 3 Pemicu Mata Berkedut, dari Kekurangan Nutrisi hingga Computer Vision Syndrome

Kenali 3 Pemicu Mata Berkedut, dari Kekurangan Nutrisi hingga Computer Vision Syndrome

Health | Jum'at, 27 Mei 2022 | 20:20 WIB

Ganja untuk Kebutuhan Medis, Pemerintah: Tidak Menuntup Kemungkinan Bisa Diakomodasi

Ganja untuk Kebutuhan Medis, Pemerintah: Tidak Menuntup Kemungkinan Bisa Diakomodasi

Bekaci | Rabu, 25 Mei 2022 | 06:35 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB