Andrie Bayuadjie Pakai Obat Penenang Diazepam, Ini Kegunaan Obatnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 03 Juni 2022 | 14:11 WIB
Andrie Bayuadjie Pakai Obat Penenang Diazepam, Ini Kegunaan Obatnya!
Andrie Bayuadjie, gitaris band Kahitna di Polres Jakarta Barat (Matamata.com/Rena Pangesti)

Suara.com - Andrie Bayuadjie, gitaris Kahitna diamankan polisi karena dugaan kasus penyalahgunaan narkoba pada Kamis (2/6/2022).

Dalam penangkapan Andrie Bayuadjie, polisi pun menemukan barang bukti berupa 45 butir valdimex diazepam, yang digunakan sebagai obat penenang.

Humas Polda Metro Jaya, Kombes Zulpan mentatakan Andrie Bayuadjie mengaku pernah mengonsumsi obat penenang atas resep dokter sejak 2017 hingga 2018. Tapi sejak 2020, ia memberi obat penenang ini melalui online shop.

"8 Agustus 2020 membeli VALDIMEX DIAZEPAM sebanyak satu strip 10 (empat puluh) butir seharga Rp 115.000," kata Kombes Zulpan di Polres Jakarta Barat pada Jumat (3/6/2022).

Diezepam merupakan obat golongan psikotropika yang penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter. Obat ini biasanya diberikan pada orang yang memiliki masalah otak atau sistem saraf.

Andrie Bayuadjie gitaris Kahitna [Instagram/andriekahitna]
Andrie Bayuadjie gitaris Kahitna [Instagram/andriekahitna]

Obat diazepam ini bekerja dengan meningkatkan efek bahan kimia tertentu di otak. Diezepam biasanya digunakan untuk mengatasi insomnia, kecemasan, epilepsi, kejang demam, spasme otot dan sindrom putus alkohol akut.

Obat penenang ini bisa diberikan pada orang dewasa dan anak-anak. Pada orang dewasa dilansir dari Hello Sehat, pemberian obat diazepam ini bertujuan untuk kondisi berikut.

  1. Terapi jangka pendek untuk mengatasi kecemasan parah, insomnia, dan masalah kesehatan mental lainnya
  2. Kontrol spasme otot atau kejang pada tetanus
  3. Terapi pengobatan untuk beberapa bentuk epilepsi
  4. Perawatan palsu serebral atau kelumpuhan otak dan spasme otot lainnya
  5. Meredakan gejala putus alkohol akut

Pada anak-anak, pemberian obat penenang diazepam bertujuan untuk mengatasi kondisi berikut.

  1. Mengatasi mimpi buruk atau kebiasaan tidur berjalan
  2. Mengontrol spasme otot atau kejang pada penyakit tetanus
  3. Mengontrol ketegangan dan iritabilitas pada kasus spastisitas pada cerebral palsy

Selain itu, obat diazepam juga biasa diberikan sebelum operasi untuk membantu relaksasi dan menyebabkan kantuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gitaris Kahitna Ditangkap akibat Penyalahgunaan Obat Penenang, Hati-Hati Risikonya!

Gitaris Kahitna Ditangkap akibat Penyalahgunaan Obat Penenang, Hati-Hati Risikonya!

Health | Jum'at, 03 Juni 2022 | 13:42 WIB

Marshanda Suntik Obat Penenang Kuda di Amerika, Untuk Apa?

Marshanda Suntik Obat Penenang Kuda di Amerika, Untuk Apa?

Kaltim | Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:46 WIB

Sulit Tertidur Nyenyak? Coba Konsumsi 4 Asupan Berikut

Sulit Tertidur Nyenyak? Coba Konsumsi 4 Asupan Berikut

Health | Sabtu, 11 September 2021 | 18:20 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB