Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Pasca Pandemi, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Tetap Waspada

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Jum'at, 03 Juni 2022 | 17:00 WIB
Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Pasca Pandemi, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Tetap Waspada
Pengunjung memadati kawasan Pantai Ancol di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Selasa (3/5/2022). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Suara.com - Dengan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM level 1 di hampir seluruh wilayah Indonesia, praktis kegiatan masyarakat pun berangsur kembali normal.

Destinasi wisata dan tempat hiburan yang sebelumnya tutup kini sudah dipenuhi oleh wisatawan. Pun begitu dengan sektor usaha-sektor usaha lainnya, yang mulai kembali beroperasi normal.

Meski begitu Satgas Covid-19 mengatakan pemulihan pariwisata dan ekonomi ini harus dilakukan dengan penuh kewaspadaan. Mengingat, risiko penularan Covid-19 masih tetap ada meski jumlah kasus belakangan menurun.

"Peningkatan ekonomi nasional harus terus ditingkatkan dalam upaya untuk bangkit dari Pandemi. Saya menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dalam meningkatkan aktivitasnya untuk mendukung proses pemulihan ekonomi nasional," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dikutip dari situs resmi Satgas Covid-19.

Warga melintas di dekat mural bertema COVID-19 di Jakarta, Rabu (1/12/2021).  ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Warga melintas di dekat mural bertema COVID-19 di Jakarta, Rabu (1/12/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Ekonomi Indonesia pada Kuartal 1 Tahun 2022 terjadi perbaikan dengan pertumbuhan 5,01 persen. Angka ini meningkat dibandingkan saat awal pandemi tahun 2020 dengan angka hanya sebesar 2,97 persen secara tahunan (year on year).

Pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kerjasama luar negeri dalam upaya pemulihan ekonomi. Salah satunya melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Penanganan pandemi COVID-19 yang semakin tertangani dengan baik serta kondisi keamanan yang stabil, maka sektor parekraf semakin siap untuk menerima kembali wisatawan internasional.

Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Satgas Penanganan COVID-19 melakukan pertemuan dengan Pemerintah Singapura pada 1 Juni 2022 di Singapura. Kedua belah pihak membahas kebijakan pariwisata, pelonggaran pembatasan perjalanan, serta optimalisasi destinasi wisata Batam, Bintan, dan Bali.

Sehingga Indonesia bersama Singapura dan negara-negara ASEAN lainnya, dapat membuat Asia Tenggara sebagai destinasi wisata yang atraktif. Langkah yang digagas ini akan bertujuan membantu pemulihan ekonomi dan membuka lapangan kerja yang lebih luas.

Baca Juga: Berencana Liburan? Intip Yuk Tempat yang Bisa Dikunjungi di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas Ini

"Momentum ini harus dipergunakan sebaik-baiknya untuk akselerasi di semua sektor, terkhusus transportasi udara, untuk bisa bersaing dan mendukung aktivasi sektor pariwisata nasional dan internasional," pungkas Wiku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI