Bukan Saat Mandi, Ini Waktu Terbaik Menyikat Gigi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 07 Juni 2022 | 08:05 WIB
Bukan Saat Mandi, Ini Waktu Terbaik Menyikat Gigi
Ilustrasi menyikat gigi.(Pixabay/didesign021).

Suara.com - Menyikat gigi merupakan salah satu perawatan gigi dan mulut paling dasar. Hal yang harus diingat adalah, waktu membersihkan gigi yang tepat agar sisa makanan tidak menempel lama, yang akhirnya bisa menyebabkan kerusakan gigi.

Namun temuan dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan tahun 2018, diketahui hanya 2,8 persen masyarakat yang menyikat gigi di waktu yang tepat. 

"Data Riskesdas 2018 disebutkan kalau 94,7 persen masyarakat Indonesia sudah menyikat gigi. Tapi yang betul hanya 2,8 persen. Selebihnya melakukannya ketika mandi," kata Head of Professional Marketing Beauty and Personal Care Unilever Indonesia drg. Ratu Mirah Afifah, dalam acara temu media di Jakarta, Senin (6/6/2022).

Ia menyampaikan bagaimana harusnya menyikat gigi bukan dilakukan setiap kali mandi. Tetapi, dua kali sehari yakni sehabis sarapan dan malam sebelum tidur. Apabila hal tersebut dilakukan secara rutin, maka kebiasaan itu bisa mencegah kerusakan gigi dalam jangka panjang.

Dokter gigi spesialis prostodonsia drg. Andy Wirahadikusumah, Sp. Pros., menambahkan, sikat gigi juga harus dilakukan baik dan benar. Caranya dengan menyikat setiap sela pada gigi dan dilakukan secara perlahan agar tidak menyakiti gusi. 

Lama waktu menyikat gigi yang tepat adalah 2 sampai 3 menit. Setelah itu disarankan juga untuk menggunalan benang gigi atau dental floss agar menyingkirkan sisa makanan pada sela gigi lebih kecil yang tidak terjangkau dengan sikat.

"Benang gigi sangat membantu sekali. Terutama kalau ada penyakit gusi atau gigi tidak rapi. Mungkin di Indonesia masih tidak populer pakai benang gigi, tapi itu sangat membantu. Karena kadang ada tempat yang tidak terjangkau dengan sikat gigi," ujarnya.

Selain itu, setiap 6 bulan sekali juga disarankan lakukan kontrol ke dokter gigi, meskipun tidak mengalami sakit apa pun. Tetapi, paling tidak bisa lakukan pembersihan karang gigi atau scalling.

Dokter Andy menjelaskan bahwa karang gigi merupakan plak yang terbentuk akibat sisa makanan yang tidak terangkat. Karang tersebut hampir pasti akan selalu terbentuk dalam waktu beberapa bulan. Apabila dibiarkan terus, justru bisa menyebabkan karies.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jarang Diketahui, Inilah 7 Tips Perawatan Gigi yang Mudah dan Murah

Jarang Diketahui, Inilah 7 Tips Perawatan Gigi yang Mudah dan Murah

Health | Jum'at, 03 Juni 2022 | 15:30 WIB

Makan Bakso, Pembeli Ini Temukan Benda Janggal dalam Tempat Sendok di Warung

Makan Bakso, Pembeli Ini Temukan Benda Janggal dalam Tempat Sendok di Warung

Jogja | Minggu, 29 Mei 2022 | 10:52 WIB

Sikat Gigi di Pagi Hari, Jangan Lupa Baca Doa Ini Ya!

Sikat Gigi di Pagi Hari, Jangan Lupa Baca Doa Ini Ya!

Lifestyle | Jum'at, 27 Mei 2022 | 05:05 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×