Belajar dari Aurel Hermansyah, Ini 2 Cara Menggendong Bayi Pakai Alat Bantu

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 11 Juni 2022 | 09:38 WIB
Belajar dari Aurel Hermansyah, Ini 2 Cara Menggendong Bayi Pakai Alat Bantu
Foto: Airport Fashion Aurel Hermansyah (instagram/fashion_aureliehermansyah_atta)

Suara.com - Baru-baru ini, cara Aurel Hermansyah menggendong anaknya, Ameena membentuk posisi M-shape di bagian depan dinilai kurang tepat.

"Halo Mama Nur, Aurel Hermansyah. Kebetulan gendongan kita sama. Memang benar bisa dipakai untuk gendong hadap luar. Tapi di manual book-nya itu tertera penggunaannya adalah minimal 5 bulan ke atas," ujar Nurhayati yang dibagikan ulang akun @rumpi_gosip pada Rabu (8/6/2022).

Menurut konten kreator Instagram @nurhayati_khasanah, menggendong bayi di bagian depan dan menggunakan gendongan itu harus memastikan posisi kaki bayi membentuk M-shape.

"Jadi kakinya tidak menggantung, tapi kakinya di-support sama si kain panel bawah gendongannya," pungkas Nurhayati.

Sebenarnya, ada banyak cara menggendong bayi, baik dengan tangan kosong maupun bantuan alat gendong.

Cara Aurel Hermansyah gendong Baby Ameena dikritik seorang warganet. [Instagram]
Cara Aurel Hermansyah gendong Baby Ameena dikritik seorang warganet. [Instagram]

Bila Anda ingin menggendong bayi menggunakan alat bantuan, pastikan Anda memilih jenis gendongan yang tepat. Berikut ini dilansir dari Hello Sehat, cara menggendong bayi menggunakan alat bantu gendong.

1. Menggendong bayi di depan

Cara menggendong bayi menggunakan alat bantu gendong di bagian depan bisa dilakukan sejak bayi lahir. Tetapi, pastikan anak tidak memiliki masalah kesehatan dan berat badannya mencapai 3 kg.

Pastikan Anda juga tetap bisa melihat wajahnya saat menggendong. Anda juga harus melakukan hal ini ketika menggendong bayi yang baru lahir sampai usia 4 bulan.

baca juga
  • Pakai gendongan dan kendurkan dulu tali penyangganya
  • Angkat bayi dan taruh dalam gendongan
  • Anda bisa meminta bantuan pasangan atau orang di sekitar untuk menaruh bayi dengan menghadap ke arah dada atau luar
  • Posisikan kaki bayi membuka seperti huruf M
  • Pastikan wajah bayi tetap terlihat dari atas tidak tertutup oleh apapun

2. Menggendong bayi di belakang

Bila Anda ingin menggendong bayi di belakang, Anda harus sesuaikan dengan usianya. Pastikan bayi Anda sudah bisa duduk agar kuat menopang kepalanya sendiri.

Anda bisa meminta bantuan pasangan untuk menaikkan bayi ke dalam gendongan guna menghindari cedera. Pastikan bayi menempel dekat dengan punggung dan kencangkan gendongan, tetapi jangan lupa berikan ruang yang nyaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Aurel Hermansyah Gendong Baby Ameena Tuai Kritik, Kenapa?

Cara Aurel Hermansyah Gendong Baby Ameena Tuai Kritik, Kenapa?

Video | Jum'at, 10 Juni 2022 | 08:30 WIB

Bisakah Terkena Cacar Air Tanpa Bintik-Bintik Ruam? Ini Faktanya!

Bisakah Terkena Cacar Air Tanpa Bintik-Bintik Ruam? Ini Faktanya!

Health | Kamis, 09 Juni 2022 | 15:08 WIB

Sama-sama Sebabkan Demam dan Ruam, Ini Perbedaan Gejala Cacar Monyet dan Penyakit Serupa Lainnya

Sama-sama Sebabkan Demam dan Ruam, Ini Perbedaan Gejala Cacar Monyet dan Penyakit Serupa Lainnya

Health | Rabu, 08 Juni 2022 | 18:02 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×