Mengenal Anxiety, Gangguan Kecemasan yang Tidak Bisa Diremehkan

Farah Nabilla

Rabu, 15 Juni 2022 | 14:14 WIB
Mengenal Anxiety, Gangguan Kecemasan yang Tidak Bisa Diremehkan
IlustrasiAnxiety, gangguan kecemasan yang jangan sampai diremehkan. (Freepik)

Suara.com - Anxiety bisa dialami oleh siapapun. Penyebabnya sendiri sering dikaitkan dengan lingkungan sekitar yang dapat membuat para penderita gangguan ini takut bahkan sulit berkonsentrasi.

Lantas, apa itu anxiety? Berikut informasi selengkapnya terkait arti, jenis, gejala, serta cara mengatasinya.

Mengenal Anxiety

Perasaan cemas adalah hal yang amat wajar untuk dimiliki. Namun, jika terlalu sering dan porsinya selalu berlebihan bahkan tanpa ada alasan yang kuat, kamu mungkin memiliki gangguan kecemasan atau yang dikenal juga dengan nama anxiety.

Anxiety tergolong gangguan kesehatan mental yang membuat penderitanya mengalami rasa takut, khawatir, dan cemas yang berlebihan. Perasaan ini seringkali menyiksa hingga mengganggu aktivitas.

Gejala Anxiety

Munculnya rasa cemas karena harus berhadapan dengan situasi yang dianggap dapat menimbulkan stres adalah hal yang normal. Orang yang mengalami perasaan ini biasanya akan merasakan gejala-gejala berikut:

  • Gugup, gelisah, dan tegang
  • Detak jantung cepat
  • Tubuh terasa lemas
  • Sulit konsentrasi
  • Ada perasaan seperti akan mengalami hal berbahaya
  • Napas menjadi cepat
  • Gemetaran
  • Sulit atau bahkan tidak bisa tidur
  • Banyak berkeringat

Jika kamu mengalami gejala-gejala diatas tanpa alasan yang kuat atau tidak sedang dihadapkan dengan situasi menegangkan, kemungkinan besar mengalami gangguan anxiety. Maka, perlu konsultasi ke ahlinya untuk ditangani lebih lanjut.

Jenis-Jenis Anxiety

baca juga

Di bawah ini adalah jenis-jenis anxiety atau gangguan kecemasan beserta gejalanya yang perlu diketahui.

1. Gangguan Kecemasan Umum

 Penderita gangguan kecemasan umum bisa merasa khawatir berlebih terus-menerus terhadap berbagai hal. Mulai dari pekerjaan, kesehatan, hubungan, keluarga, atau teman. 

Anxiety yang timbul akibat gangguan kecemasan umum bisa dirasakan setiap hari dan berlangsung hingga lebih dari 6 bulan. Akibatnya, penderita jenis ini menjadi sulit melakukan aktivitas.

Tak hanya rasa cemas yang mengganggu, penderita gangguan kecemasan umum juga akan merasa cepat lelah, tegang, mual, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, sesak napas, serta insomnia.

2. Gangguan Stres Pascatrauma

Gangguan stres pascatrauma dapat muncul pada seseorang yang pernah mengalami kejadian traumatis atau berada di situasi berbahaya yang mengancam nyawa. Contoh, menjadi korban kekerasan seksual.

Penderitanya sering sulit melupakan pengalaman traumatis tersebut, baik mendadak muncul dalam pikiran atau saat bermimpi, yang kemudian membuatnya merasa bersalah, terisolasi, hingga merasa sulit bersosialisasi dengan orang lain.

3. Gangguan Panik

Penderita jenis ini bisa merasa takut atau panik tanpa alasan yang jelas. Anxiety dan serangan panik akibat gangguan tersebut dapat muncul kapan saja dan terjadi berulang.

Begitu gejala panik muncul, penderita gangguan panik biasanya akan merasakan sejumlah gejala lain, seperti sesak napas, tubuh gemetar, lemas, jantung berdebar-debar, keringat dingin, dan pusing.

4. Gangguan Obsesif Kompulsif

Orang yang menderita gangguan ini cenderung melakukan sesuatu secara berulang guba meringankan rasa cemas yang berasal dari pikirannya sendiri. Misal, mencuci tangan sebanyak 3 kali karena merasa tangannya masih kotor.

Gangguan ini bisa dibilang sulit dikendalikan, sifatnya menetap, dan dapat kambuh kapan saja sehingga membuat penderitanya terganggu dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

5. Fobia

Fobia adalah jenis anxiety yang bisa membuat penderitanya memiliki rasa takut berlebih dan cenderung tidak rasional terhadap suatu benda, hewan, serta situasi tertentu.

Orang yang memiliki fobia dapat mengalami serangan panik saat melihat sesuatu atau berada di tempat yang menjadi pemicu fobia, misalnya yang tinggi dan gelap.

6. Gangguan Kecemasan Sosial

Penderita gangguan kecemasan sosial memiliki ketakutan yang luar biasa terhadap lingkungan sosial atau momen dimana harus berinteraksi dengan orang lain.

Penderitanya selalu merasa diawasi dan dinilai buruk oleh orang lain, serta takut atau merasa malu secara berlebihan saat berada di keramaian.

Hal-hal inilah yang membuat penderita selalu berusaha menghindari situasi yang mengharuskannya bertemu atau berinteraksi dengan banyak orang.

Cara Mengatasi Anxiety

Untuk mencegah munculnya anxiety, kamu bisa coba melakukan beberapa cara berikut ini:

  • Mencukupi waktu tidur dan istirahat
  • Membatasi konsumsi kafein dan minuman beralkohol
  • Melakukan aktivitas fisik atau berolahraga secara teratur
  • Mencoba bertukar pikiran atau curhat dengan kerabat dekat
  • Mengurangi stres dengan mencoba teknik relaksasi, seperti meditasi atau yoga

Namun, jika cara-cara di atas sudah dilakukan dan rasa cemas belum juga hilang, sebaiknya konsultasikan diri ke ahli unruk melakukan pemeriksaan secara psikologis.

Itulah penjelaan mengenai anxiety beserta gejala dan mengatasinya. Ingat, untuk selalu mengutamakan pemeriksaan medis ke tenaga kesehatan ya!

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengertian Anxiety: Gejala, Jenis dan Cara Mengatasinya

Pengertian Anxiety: Gejala, Jenis dan Cara Mengatasinya

Health | Kamis, 09 Juni 2022 | 15:57 WIB

Merasa Cemas dengan Finansial? Ini 3 Cara Menangani Money Anxiety

Merasa Cemas dengan Finansial? Ini 3 Cara Menangani Money Anxiety

Your Say | Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:24 WIB

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan yang Memiliki Gangguan Anxiety?

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan yang Memiliki Gangguan Anxiety?

Your Say | Jum'at, 20 Mei 2022 | 19:07 WIB

Mengenal Agoraphobia, Salah Satu Gangguan Kecemasan

Mengenal Agoraphobia, Salah Satu Gangguan Kecemasan

Your Say | Rabu, 18 Mei 2022 | 09:39 WIB

Awas! Orang dengan Kecemasan dan Depresi Berisiko Terkena Penyakit Kronis

Awas! Orang dengan Kecemasan dan Depresi Berisiko Terkena Penyakit Kronis

Surakarta | Senin, 16 Mei 2022 | 06:00 WIB

Studi: Risiko Penyakit Kronis Ancam Orang dengan Kecemasan dan Depresi

Studi: Risiko Penyakit Kronis Ancam Orang dengan Kecemasan dan Depresi

Jogja | Minggu, 15 Mei 2022 | 12:36 WIB

4 Ciri-ciri Peter Pan Syndrome, Orang Dewasa dengan Pola Pikir Anak Kecil

4 Ciri-ciri Peter Pan Syndrome, Orang Dewasa dengan Pola Pikir Anak Kecil

Your Say | Jum'at, 06 Mei 2022 | 17:54 WIB

Sering Dianggap Sama, Ini Beda Antara Masalah Kecemasan dan Serangan Panik

Sering Dianggap Sama, Ini Beda Antara Masalah Kecemasan dan Serangan Panik

Jatim | Kamis, 05 Mei 2022 | 19:48 WIB

Mengenal Social Anxiety Disorder dari Anime Komi Can't Communicate

Mengenal Social Anxiety Disorder dari Anime Komi Can't Communicate

Your Say | Minggu, 01 Mei 2022 | 12:33 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB