BPOM AS Menyetujui Obat Injeksi Diabetes Tipe 2 Baru, Digunakan Seminggu Sekali!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 17 Juni 2022 | 18:22 WIB
BPOM AS Menyetujui Obat Injeksi Diabetes Tipe 2 Baru, Digunakan Seminggu Sekali!
Ilustrasi diabetes (Shutterstock)

Suara.com - Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS (FDA) telah menyetujui obat injeksi baru untuk diabetes tipe 2, yakni Mounjaro (tirzepatide) pada 13 Mei lalu.

Para ahli mengatakan Mounjaro merupakan kemajuan dalam manajemen diabetes dan dapat bermanfaat bagi pasien yang perlu menurunkan berat badan.

Mounjaro, dibuat oleh Eli Lilly, adalah obat diabetes pertama yang menargetkan kedua hormon yang mengatur kadar gula darah, yakni glucagon-like peptide-1 (GLP-1) dan glucose-dependent insulinotropic polypeptide (GIP).

Menargetkan GLP-1 dan GIP dapat membantu pasien menurunkan berat badan dan mengelola kadar glukosa mereka, lapor Verywell Health.

Tidak seperti insulin, yang seringkali membutuhkan dua suntikan per hari, Mounjaro dapat diberikan sekali per minggu.

Ilustrasi obat sakit tenggorokan. (Foto oleh Pixabay dari Pexels)
Ilustrasi obat (Foto oleh Pixabay dari Pexels)

Obat ini tersedia dalam enam dosis, dari 2,5 miligram hingga 15 miligram.

"Harus melakukan suntikan sekali seminggu dapat meningkatkan kepatuhan pengobatan," kata CEO perusahaan kesehatan Sorogi, Vivian N. Ayuk.

Ayuk menambahkan bahwa pengobatan baru ini dapat menurunkan konsentrasi glokusa, baik selama puasa maupun setelah makan, selain membantu memanajemen berat badan.

Dalam uji klinis, peserta yang diobati dengan Mounjaro kehilangan berat badan rata-rata antara 5,5 kilogram hingga 11,3 kilogram.

Peserta yang menerima 15 miligram Mounjaro mengalami penurunan 1,6 persen dalam hemoglobin A1c (HbA1c), indikator tingkat gula darah.

Sementara mereka yang menggunakan insulin dan Mounjaro mengalami penurunan 1,5 persen, dibanding mereka yang hanya menerima plasebo serta insulin.

FDA mengimbau untuk menggunakan obat Mounjaro ini di samping diet seimbang dan olahraga rutin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Health: Bidan Joget TikTok di Depan Pasien Kontraksi, Gejala Diabetes pada Kulit

Hits Health: Bidan Joget TikTok di Depan Pasien Kontraksi, Gejala Diabetes pada Kulit

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 07:26 WIB

Dokter Sebut Setiap Orang Bisa Kena Diabetes Secara Alami, Apa Penyebabnya?

Dokter Sebut Setiap Orang Bisa Kena Diabetes Secara Alami, Apa Penyebabnya?

Health | Kamis, 16 Juni 2022 | 18:05 WIB

Pertanda Dan Gejala Diabetes Pada Kulit Yang Sering Disepelekan

Pertanda Dan Gejala Diabetes Pada Kulit Yang Sering Disepelekan

Bali | Jum'at, 17 Juni 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB