Pria Muda Berisiko Idap Kanker Testis, Begini 4 Cara Mendeteksinya Sendiri!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 18 Juni 2022 | 17:05 WIB
Pria Muda Berisiko Idap Kanker Testis, Begini 4 Cara Mendeteksinya Sendiri!
ilustrasi testis (shutterstock)

Suara.com - Sebagian besar kasus kanker testis menyerang pria usia 15 hingga 49 tahun, meskipun penyakit ini tetap bisa menyerang semua usia.

Tetapi, memang relatif jarang kanker testis menyerang pria usia 49 tahun ke atas atau hanya sekitar 1 persen.

Kanker testis sama dengan jenis kanker lainnya yang bisa diobati dengan kemoterapi, radioterapi hingga pembedahan.

Semakin cepat pasien mendapatkan perawatan medis, maka semakin besar pula peluangnya untuk sembuh. Karena itulah, semua pria perlu mewaspadai gejala kanker testis.

Jas Kalsi, Konsultan Urologi dan Pakar Kesuburan Pria di Rumah Sakit Cromwell menyarankan semua pria yang mencapai pubertas harus memeriksakan testisnya setidaknya sebulan sekali.

Ilustrasi testis (Pixabay/derneumann)
Ilustrasi testis (Pixabay/derneumann)

Pemeriksaan testis secara rutin ini bertujuan untuk mendeteksi tanda-tanda kanker testis setelah mandi air hangat atau mandi.

"Begitu Anda mencapai pubertas, penting untuk memeriksa testis Anda secara teratur atau setiap bulan. Karena ini akan membantu mendeteksi kanker lebih awal jika ada," kata Kalsi dikutip dari Express.

Sedangkan, waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan testis ketika Anda mandi air hangat atau setelahnya. Kehangatan akan membuat skrotum Anda rileks dan membuatnya lebih mudah untuk merasakan sesuatu yang tidak biasa.

Anda bisa melakukan langkah berikut ini mendeteksi kanker testis sendiri di rumah. Berikut caranya:

  1. Berdirilah di depan cermin dan periksalah ada sesuatu yang tidak biasa pada testis atau tidak, seperti pembengkakan pada kulit.
  2. Rasakan ukuran dan berat masing-masing testis, lebih besar atau berat salah satu atau tidak.
  3. Raba testis dan rasakan ada perbedaan antara keduanya atau tidak, seperti adanya benjolan atau pembengkakan.
  4. Bandingkan testis yang satu dengan lainnya.

Gejala kanker testis yang paling umum adalah adanya benjolan atau pembengkakan. Testis Anda mungkin terasa lebih besar dari yang lain, atau mungkin ada rasa sakit yang tidak biasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: TIngkat Kesuburan Lelaki Dipengaruhi Oleh Berat di Masa Kecil, Mengapa?

Studi: TIngkat Kesuburan Lelaki Dipengaruhi Oleh Berat di Masa Kecil, Mengapa?

Health | Rabu, 15 Juni 2022 | 15:33 WIB

Dikira Jerawat Biasa, Ternyata Benjolan Kecil di Payudara Wanita Ini Sel Kanker

Dikira Jerawat Biasa, Ternyata Benjolan Kecil di Payudara Wanita Ini Sel Kanker

Health | Rabu, 08 Juni 2022 | 17:42 WIB

Kenali Ciri-Ciri Kelenjar Getah Bening Bermasalah, Langkah Awal untuk Deteksi Kanker

Kenali Ciri-Ciri Kelenjar Getah Bening Bermasalah, Langkah Awal untuk Deteksi Kanker

Health | Rabu, 01 Juni 2022 | 13:44 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB