Terkait Cacar Monyet, Dokter Temukan Beberapa Pasien Juga Alami Gejala Pustula

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 18 Juni 2022 | 15:40 WIB
Terkait Cacar Monyet, Dokter Temukan Beberapa Pasien Juga Alami Gejala Pustula
Cacar monyet (Antara)

Suara.com - Cacar monyet diyakini lebih ringan dan beberapa orang akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Tapi, semua orang tetap perlu memahami gejalanya agar tidak menularkan ke orang lain.

Dokter Kathrine O'Reilly, Direktur Medis di International SOS, menemukan hal baru dari gejala cacar monyet. Ia mengakui bahwa gejala penyakit ini cukup bervariasi.

Adapun gejala klasik cacar monyet yang mirip flu, antara lain demam, sakit kepala, kedinginan, kelelahan, nyeri otot, sakit punggung dan pembengkakan kelenjar getah bening (penyakit prodromal).

Semua gejala cacar monyet ini akan diikuti oleh ruam pada 1 hingga 3 hari setelahnya.

Tapi, penyakit ini sepertinya memiliki gejala lain yang lebih unik. Kathrine mengatakan beberapa pasien cacar monyet juga memiliki gejala berupa pustula yang muncul sebelum gejala lain, seperti demam dan lesi.

Ilustrasi Cacar Monyet (Pexels)
Ilustrasi Cacar Monyet (Pexels)

Munculnya pustula ini merupakan tahap perkembangan gejala cacar monyet yang berbeda dengan ruam yang selama ini dipahami.

Menurutnya, ruam sering berkembang melalui beberapa tahap. Awalnya, ruam ini mungkin masih terasa datar, lalu menonjol dan berkembang menjadi lepuh berisi nanah, seperti lesi.

"Biasanya ruam dimulai di wajah dan akan menyebar ke bagian tubuh lain. Tapi, mungkin akan cenderung muncul di bagian mulut, area genital dan peri-genital," kata Kathrine dikutip dari Express.

Orang dengan cacar monyet bisa menularkan penyakitnya sampai semua lesi yang membentuk keropeng telah hilang atu terlepas.

Tapi, beberapa ahli tetap menyarankan menunda hubungan seks atau harus menggunakan kondom selama 8 minggu setelahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Infeksi Cacar Air Bisa Terjadi Dua Kali, Ini 3 Faktor Pemicunya!

Infeksi Cacar Air Bisa Terjadi Dua Kali, Ini 3 Faktor Pemicunya!

Health | Sabtu, 18 Juni 2022 | 15:08 WIB

Satu Kasus Diduga Cacar Monyet Ditemukan di Singkawang, Pasien Awalnya Dikira Terkena Cacar Air

Satu Kasus Diduga Cacar Monyet Ditemukan di Singkawang, Pasien Awalnya Dikira Terkena Cacar Air

Kalbar | Sabtu, 18 Juni 2022 | 12:10 WIB

4 Cara Mengobati Ruam Popok pada Bayi

4 Cara Mengobati Ruam Popok pada Bayi

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 17:50 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB