Waspadai Kanker Ginjal yang Jarang Menunjukkan Gejala, Bagaimana Cara Mendeteksinya?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 20 Juni 2022 | 11:24 WIB
Waspadai Kanker Ginjal yang Jarang Menunjukkan Gejala, Bagaimana Cara Mendeteksinya?
Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]

Suara.com - Kanker ginjal tidak memiliki rekomendasi tes skrining seperti jenis kanker lainnya. Karena itulah kanker jenis ini seringnya tidak disadari.

Hampir 60 persen pasien yang didiagnosis kanker ginjal akan kencing darah atau setidaknya ada darah di urinenya (hematuria). Tetapi kondisi ini tidak menimbulkan rasa sakit dan terjadi terus-menerus.

Jadi, orang yang mengalami hematuria disarankan untuk evaluasi.

Sementara sepertitiga dari penderita kanker ginjal didiagnosis karena gejala tersebut, hampir 50 persen dari mereka tetap tidak terdiagnosis karena tidak menunjukkan gejala.

Penting untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker ginjal, dari gejalanya, pencegahannya, dan pilihan pengobatannya.

Ilustrasi ginjal / Fungsi Glomerulus (halodoc)
Ilustrasi ginjal / Fungsi Glomerulus (halodoc)

Tips mendeteksi kanker ginjal sejak dini

"Tes urine dan darah, yang secara rutin dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan, dapat membantu dalam mendeteksi kanker ginjal," kata Kepala Layanan Bedah Onkologi dan Robotik di HCG Manavta Cancer Centre, Raj Nagarkar, dilansir Hindustan Times.

Ada tes tambahan yang mahal, seperti computed tomography (CT) scan dan magnetic resonance imaging (MRI) atau ultrasound, yang lebih murah dan dapat mendeteksi kanker ginjal sejak dini.

Jadi, sangat penting untuk memantau kesehatan dan tanda-tanda dalam tubuh, melakukan pemeriksaan kesehatan berkala dan berkonsultasi dengan dokter.

"Terutama jika dalam kelompok usia rentan terhadap penyakit ganas tersebut," sambungnya.

Menurut Konsultan Bedah Onkologi di Pusat Kanker Komprehensif Manipal Rumah Sakit Manipal, Sarjapur, Rohit Kumar, gejala seperti darah dalam urine dan penurunan berat badan dapat membantu mendeteksi pada tahap awal.

"Saat ini, kami mendeteksi peningkatan jumlah kasus kanker ginjal karena orang-orang melakukan pemeriksaan rutin. Dalam kebanyakan kasus, kami melakukan nefrektomi parsial dan menghindari melakukan nefrektomi total karena kami mendeteksi kasus kanker lebih awal," jelas Kumar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Hanya Kejang Otot Biasa, Ternyata Gadis Ini Menderita Kanker Ginjal yang Sudah Menyebar ke Organ Lain

Dikira Hanya Kejang Otot Biasa, Ternyata Gadis Ini Menderita Kanker Ginjal yang Sudah Menyebar ke Organ Lain

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 19:01 WIB

Gejala Kanker Ginjal, Waspadai Kelelahan hingga Benjolan di Perut!

Gejala Kanker Ginjal, Waspadai Kelelahan hingga Benjolan di Perut!

Health | Kamis, 13 Januari 2022 | 12:54 WIB

Tergolong Kanker Ginjal Ganas, Kenali Faktor Risiko Karsinoma Sel Ginjal

Tergolong Kanker Ginjal Ganas, Kenali Faktor Risiko Karsinoma Sel Ginjal

Health | Rabu, 01 September 2021 | 11:21 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB