Polusi Udara Dapat Menyebabkan Kerusakan Otak, Partikel Halus Jadi Alasannya

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:45 WIB
Polusi Udara Dapat Menyebabkan Kerusakan Otak, Partikel Halus Jadi Alasannya
Ilustrasi polusi udara [AFP]

Suara.com - Ilmuwan dari University of Birmingham, Inggris dan lembaga penelitian di China menemukan bahwa menghirup udara tercemar dapat menyebabkan masalah neurologis.

Hal itu disebabkan oleh partikel beracun yang diangkut dari paru-paru ke otak.

Menurut penelitian yang terbit di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, partikel-partikel beracun bergerak melalui aliran darah, berpotensi menyebabkan gangguan otak dan kerusakan saraf.

Ilmuwan telah menemukan kemungkinan jalur langsung yang digunakan oleh berbagai partikel halus yang dihirup. Racun berjalan melalui sirkulasi darah dengan indikasi sekali berada di 'jalan' tersebut, partikel akan menetap lebih lama di otak.

Banyak partikel halus dalam cairan serebrospinal pada pasien yang mengalami gangguan otak. Cairan serebrospinal mengalir dalam ventrikel otak, batang otak, dan sekitar saraf tulang belakang.

Para komuter melintas melewati alat anti-kabut asap yang menyemprotkan air untuk mengekang polusi udara di New Delhi, India, pada (16/11/2021). [MONEY SHARMA / AFP]
Para komuter melintas melewati alat anti-kabut asap yang menyemprotkan air untuk mengekang polusi udara di New Delhi, India, pada (16/11/2021). [MONEY SHARMA / AFP]

"Data menunjukkan bahwa hingga 8 kali jumlah partikel halus dapat mencapai otak melalui aliran darah dari paru-paru, daripada melewati hidung langsung," kata rekan penulis studi dari University of Birmingham, Iseult Lynch, dilansir Hindustan Times.

Menurutnya, studi ini menambah bukti tentang hubungan antara polusi udara dan efek merugikan dari partikel tersebut pada otak.

Polusi udara adalah campuran dari banyak komponen beracun, namun partikel PM, terutama yang mencakup partikel halus seperti PM2.5 dan PM0.1 adalah yang paling mengkhawatirkan karena merugikan kesehatan.

Namun, para ilmuwan menyarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkiat mekanisme bagaimana partikel halus yang dihirup mencapai otak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Upaya Kendalikan Polusi Udara Jakarta, Pemkot Jaksel Gelar Uji Emisi Gratis di Pancoran

Upaya Kendalikan Polusi Udara Jakarta, Pemkot Jaksel Gelar Uji Emisi Gratis di Pancoran

Jakarta | Selasa, 21 Juni 2022 | 17:56 WIB

Polusi Udara Jakarta Disebut Berasal dari Luar Daerah, Bekasi Termasuk?

Polusi Udara Jakarta Disebut Berasal dari Luar Daerah, Bekasi Termasuk?

Bekaci | Selasa, 21 Juni 2022 | 16:56 WIB

Jabar dan Banten Turut Bertanggung Jawab Atas Polusi Udara Jakarta

Jabar dan Banten Turut Bertanggung Jawab Atas Polusi Udara Jakarta

Tekno | Selasa, 21 Juni 2022 | 16:47 WIB

Terkini

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB