Keracunan Makanan, Penyanyi Ini Mengaku seperti Meninggal selama 9 Menit!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 23 Juni 2022 | 08:52 WIB
Keracunan Makanan, Penyanyi Ini Mengaku seperti Meninggal selama 9 Menit!
Ilustrasi makan di restoran (Unsplash)

Suara.com - Morrissey, penyanyi asal Inggris sempat terkapar layaknya orang akan meninggal di tengah perjalanan tur besarnya di Inggris dan Irlandia.

Kejadian ini bermula ketika Morrissey berada di Peru untuk tur Amerika Selatan. Saat itu, ia dan 8 orang lainnya makan di retoran yang tidak direkomendasikan oleh promotornya, Rodrigo Perez.

Beberapa waktu setelah makan, mereka semua pun hanya terbaring di tempat tidur. Sedangkan, rangkaian jadwal tur Morrissey belum tuntas.

"Semuanya jatuh sakit karena masalah lambung yang parah. Hotel mendadak menjadi klinik rawat jalan seketika dan bahkan ada yang belum bisa bangun dari tempat tidur selama 48 jam," kata Perez dikutip dari Express.

Morrissey pun menceritakan pengalamannya itu dengan Alternative Nation. Ia mengaku senang berada di Amerika Selatan, meskipun kunjungan terakhirnya ke Peru membuatnya keracunan makanan.

Penyanyi Inggris, Morrissey (Shutterstock).
Penyanyi Inggris, Morrissey (Shutterstock).

"Saya senang ada di Amerika Serikat, meskipun kunjungan terakhir ke Peru membuat saya keracunan makanan dan saya seperti orang meninggal selama 9 menit," katanya.

Adapun gejala keracunan makanan biasanya meliputi mual, diare, muntah, kram perut, suhu tinggi dan tidak enak badan.

NHS menjelaskan bahwa keracunan makanan sering disebabkan ketika makanan tidak dimasak atau dipanaskan dengan benar, tidak disimpan dengan benar di dalam freezer atau lemari es, atau dibiarkan terlalu lama, atau ditangani oleh orang yang tidak mencuci tangan. .

Selain keracunan makanan, Morrissey juga memiliki banyak masalah kesehatan lain yang membuatnya seolah seperti orang meninggal kala itu.

Rupanya, ia pernah menjalani 4 tindakan medis untuk kanker. Ia menderita kanker barret yang ada di kerongkongan.

Kanker Barret sering terjadi bersamaan dengan GERD atau penyakit refluks gastroesofageal, yakni ketika asam lambung sering mengalir kembali ke kerongkongan Anda.

Gejala kanker Barret ini termasuk kesulitan menelan makanan, nyeri dada dan mulas serta regurgitasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rizky Febian Cerita Soal Beda Agama Antara Dirinya Dan Mahalini Raharja Kepada Thariq Halilintar

Rizky Febian Cerita Soal Beda Agama Antara Dirinya Dan Mahalini Raharja Kepada Thariq Halilintar

Bali | Rabu, 22 Juni 2022 | 15:16 WIB

Cara Anthony Ginting Terhindar dari Keracunan Makanan seperti Atlet Malaysia

Cara Anthony Ginting Terhindar dari Keracunan Makanan seperti Atlet Malaysia

Sport | Selasa, 14 Juni 2022 | 18:25 WIB

Kronologi Atlet Keracunan Makanan di Indonesia Masters 2022

Kronologi Atlet Keracunan Makanan di Indonesia Masters 2022

Sport | Sabtu, 11 Juni 2022 | 11:53 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB