Hati-hati! Konsumsi Vitamin Ini Ternyata Tingkatkan Risiko Kanker Paru-paru

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 24 Juni 2022 | 10:35 WIB
Hati-hati! Konsumsi Vitamin Ini Ternyata Tingkatkan Risiko Kanker Paru-paru
Ilustrasi suplemen vitamin. (Pixabay)

Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat banyak orang lebih sadar dan lebih sering untuk mengonsumsi vitamin dan suplemen.

Tapi, ternyata ada sejumlah suplemen vitamin yang justru berbahaya untuk dikonsumsi dibanding membawa manfaat kesehatan. Sejumlah penelitian mencari hubungan antara suplementasi vitamin B12 dan risiko kanker.

Office of Dietary Supplements (ODS), yang merupakan bagian dari National Institutes of Health, menyaring literatur dan menemukan beberapa asosiasi terkait.

ODS mengutip bukti pengamatan yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Oncology.

Sebuah studi observasional adalah ketika peneliti melihat efek dari beberapa jenis intervensi, risiko, tes diagnostik atau pengobatan, tanpa mencoba untuk memanipulasi siapa, atau siapa yang tidak, terkena itu.

Para peneliti memeriksa hubungan antara penggunaan jangka panjang vitamin B tambahan pada risiko kanker paru-paru dalam kelompok Vitamin dan Gaya Hidup (VITAL), yang dirancang khusus untuk melihat penggunaan suplemen relatif terhadap risiko kanker.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Sebanyak 77.118 peserta kohort VITAL, 50 hingga 76 tahun, direkrut antara Oktober 2000 dan Desember 2002 dan dimasukkan dalam analisis ini.

Mereka menemukan bahwa penggunaan setidaknya 55 mcg/hari suplemen vitamin B12 selama rata-rata 10 tahun dikaitkan dengan risiko 40 persen lebih tinggi terkena kanker paru-paru pada lelaki

Namun, penelitian ini tidak menemukan hubungan antara penggunaan suplemen vitamin B12 dan risiko kanker pada perempuan.

baca juga

Penting untuk dicatat bahwa beberapa bukti pengamatan menunjukkan tidak ada hubungan antara konsentrasi atau asupan vitamin B12 yang tinggi dan peningkatan risiko kanker tertentu.

Misalnya, asupan vitamin B12 yang lebih tinggi atau konsentrasi serum tidak terkait dengan peningkatan risiko kanker pankreas dalam satu penelitian yang dikutip oleh ODS.

Uji klinis mendukung kurangnya hubungan antara asupan vitamin B12 yang lebih tinggi dan risiko kanker.

Studi observasional lainnya belum menemukan hubungan. Misalnya, meta-analisis dari 18 uji coba terkontrol secara acak (RCT) yang mencakup 74.498 orang menemukan bahwa suplemen yang mengandung vitamin B, termasuk 20 hingga 2.000 mcg/hari vitamin B12, memiliki sedikit atau tidak berpengaruh pada kejadian kanker, kematian akibat kanker, atau semua -menyebabkan kematian selama masa tindak lanjut 2 sampai 7,3 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Manfaat Mentimun untuk Tubuh

6 Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Manfaat Mentimun untuk Tubuh

Your Say | Kamis, 23 Juni 2022 | 20:03 WIB

Probiotik Sangat Penting untuk Pria, Bisa Menjaga Kesehatan Prostat dan Tingkatkan Testeron

Probiotik Sangat Penting untuk Pria, Bisa Menjaga Kesehatan Prostat dan Tingkatkan Testeron

Health | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:30 WIB

Tidak Dirasakan Kiki Fatmala saat Pengobatan Kanker Paru-Paru, Ini Sederet Efek Samping Kemoterapi

Tidak Dirasakan Kiki Fatmala saat Pengobatan Kanker Paru-Paru, Ini Sederet Efek Samping Kemoterapi

Health | Rabu, 22 Juni 2022 | 16:10 WIB

Terkini

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

×