Temuan Baru: Ternyata Sel Kanker Payudara Menyebar di Malam Hari ketika Pasien Tidur

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 27 Juni 2022 | 17:21 WIB
Temuan Baru: Ternyata Sel Kanker Payudara Menyebar di Malam Hari ketika Pasien Tidur
Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Ilmuwan berhasil mengetahui kapan sel kanker payudara metastatik lebih 'aktif'. Hasilnya cukup membuat mereka terkejut.

Dalam makalah yang terbit di Nature minggu ini, peneliti menemukan bahwa sel kanker payudara menyebar di malam hari.

Para peneliti menemukan topik ini pertama kali ketika mereka menemukan adanya perbedaan dalam jumlah sel tumor dalam sel sampel. Padahal, sampel tersebut hanya dianalisis di waktu yang berbeda dalam satu hari.

"Beberapa rekan saya bekerja di pagi atau sore hari, terkadang mereka juga menganalisis darah pada jam yang tidak seperti biasanya," kata profesor onkologi molekuler di ETH Zurich, Nicola Aceto.

Dari temuan ini, ilmuwan dari Swiss mempelajari 30 wanita penderita kanker payudara. Sebanyak 21 di antaranya menderita kanker payudara tahap awal yang belum bermetastasis, sementara 9 lainnya didiagnosis kanker payudara metastasis stadium IV.

Ilustrasi kanker payudara
Ilustrasi kanker payudara

Mereka menemukan jumlah sel tumor yang bersirkulasi lebih tinggi pada sampel darah yang diambil pada malam hari (78,3 persen) dibanding yang diambil di siang hari.

Peneliti pun melakukan analisis pada tikus. Mereka menyuntikkan sel aknekr payudara dan mengambil sampel darah di siang hari.

Namun hasilnya tetap sama, yakni tingkat sel tumor jauh lebih tinggi saat tikus sedang beristirahat.

"Menariknya, sel kanker yang dikumpulkan selama periode istirahat sangat rentan bermastasis, sedangkan sel tumor yang diambil selama fase aktif tidak memiliki kemampuan metastatik," sambung Aceto, dilansir Science Alert.

Analisis genetik mengungkapkan bahwa sel tumor yang diambil saat tikus dan manusia istirahat telah meningkatkan ekspresi gen mitosis, membuat sel kanker lebih baik dalam menyebar. Sebab, gen mitosis mengontrol pembelahan sel.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa pelepasan sel kanker dari tumor asli dikendalikan oleh hormon seperti melatonin, yang menentukan ritme siang dan malam (di dalam tubuh)," tandas penulis utama studi Zoi Diamantopoulou.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ladies, Begini Lho Cara Memijat Payudara yang Benar!

Ladies, Begini Lho Cara Memijat Payudara yang Benar!

| Senin, 27 Juni 2022 | 11:30 WIB

Aksi Tak Senonoh Begal Payudara Di Pasar Malam Cidodol, Dada 3 Gadis Ditekan Sampai Sakit

Aksi Tak Senonoh Begal Payudara Di Pasar Malam Cidodol, Dada 3 Gadis Ditekan Sampai Sakit

Jakarta | Senin, 27 Juni 2022 | 09:19 WIB

Pelaku Begal Payudara di Pasar Malam Cidodol Ditetapkan Sebagai Tersangka

Pelaku Begal Payudara di Pasar Malam Cidodol Ditetapkan Sebagai Tersangka

News | Senin, 27 Juni 2022 | 08:56 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB