Sempat Viral Warga Minta Ganja Medis Dilegalkan: Mari Mengenal Cerebral Palsy, Kondisi yang Dialami oleh Anak dari Santi

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 28 Juni 2022 | 09:09 WIB
Sempat Viral Warga Minta Ganja Medis Dilegalkan: Mari Mengenal Cerebral Palsy, Kondisi yang Dialami oleh Anak dari Santi
Andien Bertemu Ibu yang Viral Perjuangkan Legalisasi Ganja Medis di CFD. (Twitter)

Suara.com - Viral seorang ibu bernama Santi membawa poster bertuliskan "Tolong, Anakku Butuh Ganja Medis" saat acara Car Free Day, Minggu (26/6/2022). Foto ini viral setelah penyanyi Andien Aisyah membagikan kisahnya di Twitter.

"Tadi di CFD, ketemu seorang Ibu yang lagi bareng anaknya (sepertinya ABK -- anak berkebutuhan khusus) bawa poster yang menurutku berani banget .. Pas aku deketin beliau nangis .." tulis Andien, dikutip Suara.com pada Minggu (26/6/2022).

Ternyata, pada 2019 lalu, Santi pernah menggugat Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ke MK agar ia bisa mengakses terapi ganja medis sebagai pengoabtan anaknya yang menderita cerebral palsy.

"Ternyata namanya Ibu Santi. Anaknya Pika, mengidap Cerebral Palsy. Kondisi kelainan otak yang sulit diobati, dan treatment yang paling efektifnya pake terapi minyak biji ganja / CBD oil," ujar Andien pada cuitan berikutnya.

Cerebral palsy merupakan lumpuh otak yang menyebabkan gangguan pada otot, gerak, dan koordinasi tubuh. gejalanya bisa beragam, pada tingkat parah penyakit ini dapat menyebabkan kelumpuhan.

Ibu ini bentangkan poster tulisan minta ganja medis dilegalkan. (Instagram/ viralyes)
Ibu ini bentangkan poster tulisan minta ganja medis dilegalkan. (Instagram/ viralyes)

Kondisi ini disebabkan oleh gangguan perkembangan otak pada anak, membuat pergerakan dan postur tubuh terganggu. Cerebral palsy juga dapat menimbulkan gangguan kecerdasan, menurut Alodokter.

Meski belum diketahui penyebabnya secara pasti, cerebral palsy bisa dipicu oleh sejumlah faktor:

1. Gangguan di masa kehamilan

Cerebral palsy paling sering disebabkan oleh gangguan perkembangan otak saat anak masih di dalam kandungan. Kondisi ini disebabkan oleh:

  • Perubahan pada gen yang memiliki peran dalam perkembangan otak
  • Infeksi saat hamil yang menular pada janin, seperti cacar air, rubella, sifilis, herpes, zika, toksoplasma, dan infeksi cytomegalovirus
  • Gangguan aliran darah ke otak janin
  • Perbedaan golongan darah rhesus antara ibu dan bayi

2. Gangguan setelah persalinan

Kerusakan otak pada cerebral palsy juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang terjadi selama atau setelah melahirkan:

  • Kurangnya suplai oksigen pada otak bayi (asfiksia) selama proses persalinan
  • Kelahiran sungsang, atau lahir dengan kaki keluar terlebih dahulu
  • Penyakit kuning
  • Radang pada otak (ensefalitis) atau selaput otak (meningitis) pada bayi
  • Cedera parah di kepala, contohnya pada kasus shaken baby syndrome atau akibat kecelakaan

Cerebral palsy dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan anak, yang ditandai dengan terhambatnya pertumbuhan anggota tubuh sehingga ukurannya lebih kecil dibanding ukuran normal, terlembatnya perkembangan kemampuan gerak, gangguan belajar, hingga gangguan kecerdasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Pandemi,Konsumsi Ganja Naik di Negara-negara yang Melegalkannya

Selama Pandemi,Konsumsi Ganja Naik di Negara-negara yang Melegalkannya

| Selasa, 28 Juni 2022 | 08:05 WIB

Mengenal Apa Itu Cerebral Palsy, Kondisi yang Ramai Dikaitkan dengan Ganja Medis

Mengenal Apa Itu Cerebral Palsy, Kondisi yang Ramai Dikaitkan dengan Ganja Medis

Health | Selasa, 28 Juni 2022 | 07:59 WIB

Penggunaan Ganja di Dunia Meningkat Seiring Risiko Depresi dan Bunuh Diri Tinggi Selama Pandemi

Penggunaan Ganja di Dunia Meningkat Seiring Risiko Depresi dan Bunuh Diri Tinggi Selama Pandemi

Health | Selasa, 28 Juni 2022 | 06:52 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB