Makanan dan Minuman Bisa Pengaruhi Rasa Sperma Pria, Cobalah Konsumsi Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 30 Juni 2022 | 20:46 WIB
Makanan dan Minuman Bisa Pengaruhi Rasa Sperma Pria, Cobalah Konsumsi Ini
ilustrasi sperma (shutterstock)

Suara.com - Air mani atau sperma setiap pria memiliki rasa yang bervariasi, mulai dari pahit, asam hingga terkadang berbau tengik.

Bau dan rasa air mani atau sperma pria ini rupanya dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Hal itu karena makanan yang dikonsumsi sehari-hari bisa mengubah komposisi kimia air mani yang berdampak pada rasa sperma.

Namun, itu artinya ada tingkat kontrol yang tinggi atas rasa air mani atau sperma pria. Kebiasaan minum alkohol, diet, olahraga, obat-obatan dan merokok juga faktor gaya hidup yang berperan pada rasa sperma.

Diet juga memainkan peran penting dalam menjaga kualitas sperma. Sebuah penelitian yang diterbitkan di National Library of Medicine, pola diet dan kualitas air mani pada pria muda diselidiki.

ilustrasi sperma [Pexels]
ilustrasi sperma [Pexels]

Penelitian tersebut membandingkan dua kelompok pria yang menjalani pola diet berbeda. Satu kelompok kebanyakan makan daging merah dan olahan, biji-bijian olahan, minuman berenergi tinggi dan permen.

Sedangkan, kelompok pria lainnya mengonsumsi makanan yang lebih sehat. tudi tersebut menyimpulkan bahwa konsumsi makanan seperti ikan, ayam, buah, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian berhubungan dengan motilitas sperma yang progresif.

Karena sperma bersifat basa, sperma biasanya memiliki pH lebih tinggi dari 7. Faktor alkali inilah yang secara alami memiliki rasa pahit.

"Selain itu, jumlah cairan yang Anda konsumsi mungkin berperan dalam bagaimana rasanya sperma," kata Men's Health, dikutip dari Daily Star.

Asupan cairan yang lebih tinggi telah terbukti membantu dengan alkalinitas. Karena itu, para ahli mengatakan bahwa semakin seorang pria terhidrasi, maka semakin baik rasa spermanya.

Adapun makanan dan minuman terbaik yang bisa membantu meningkatkan rasa air mani atau sperma pria, antara lain:

  1. Jus nanas
  2. Seledri
  3. Asparagus
  4. Buah kiwi
  5. Blueberry
  6. Kayu manis
  7. Permen
  8. Peterseli

Para ahli memperingatkan bahwa alkohol, tembakau, kopi, dan zat lain seperti obat-obatan dapat memengaruhi rasa air mani Anda. Konsumsi salah satu zat ini dapat menyebabkan rasa menjadi lebih pahit, pedas atau asam.

Jika Anda ingin mencoba meningkatkan rasa air mani Anda, penting untuk diingat bahwa perubahan tidak akan terjadi secara instan.

Adapun makanan yang bisa membuat air mani atau sperma memiliki rasa yang tidak enak, seperti:

  1. Bawang putih
  2. Brokoli
  3. Kubis
  4. Sayuran hijau
  5. Asparagus
  6. Daging
  7. Produk susu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makanan dengan Bau Paling Menyengat di Dunia, Nomor 1 Ternyata Durian!

Makanan dengan Bau Paling Menyengat di Dunia, Nomor 1 Ternyata Durian!

Lifestyle | Kamis, 30 Juni 2022 | 17:39 WIB

3 Ide Resep Makanan Balita 1-2 Tahun, Lengkap Pakai Sayur

3 Ide Resep Makanan Balita 1-2 Tahun, Lengkap Pakai Sayur

Lifestyle | Kamis, 30 Juni 2022 | 13:16 WIB

5 Jenis Aditif Makanan Sintetis yang Wajib Kamu Hindari

5 Jenis Aditif Makanan Sintetis yang Wajib Kamu Hindari

Your Say | Kamis, 30 Juni 2022 | 12:50 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB