facebook

Derita Vaginismus, Wanita Ini Terancam Diceraikan Suami: Kondisi Apa Itu?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Derita Vaginismus, Wanita Ini Terancam Diceraikan Suami: Kondisi Apa Itu?
Ilustrasi enggan bercinta (Sumber: Shuttertsock)

Gara-gara vaginismus, wanita ini tidak bisa berhubungan seks dengan suaminya.

Suara.com - Seorang pria memutuskan akan menceraikan istrinya bila penyakit sang istri tak kunjung sembuh dalam dua bulan. Diketahui sang istri menderita vaginismus, membuatnya tidak dapat berhubungan seks dengan suami.

Kisah ini diceritakan oleh dokter asal Malaysia, Kash Mustafa, via akun TikTok miliknya, dr.kash_89, pada Rabu (29/6/2022) kemarin.

Sang dokter menceritakan kisah seorang wanita yang datang sendiri dari Melaka ke Kelantan untuk berobat padanya.

"Saya harus berani datang sendiri. Suami saya sama sekali tidak mau tahu kondisi saya. Suami saya memberikan waktu dua bulan untuk sembuh," tutur sang wanita, dilansir dari mStar.

Baca Juga: Berhubungan Seks Saat Menstruasi, Ini Manfaat dan Efek Sampingnya

Sang wanita pun berharap kondisinya dapat disembuhkan sehingga suaminya tidak akan menceraikan dirinya.

Dokter Kash Mustafa (TikTok)
Dokter Kash Mustafa (TikTok)

Mengapa vaginismus membuat sang wanita tidak bisa berhubungan seks?

Vaginismus merupakan kondisi otot vagina yang mengencang tanpa disadari saat melakukan penetrasi vagina, seperti berhubungan seks, memasang tampon, atau menjalani pemeriksaan pap smear.

Penyebab vaginismus belum diketahui secara pasti, tapi diduga ada beberapa faktornya, yakni:

  • Ketakutan untuk berhubungan seksual
  • Ketakutan terhadap kehamilan
  • Pandangan negatif tentang seks
  • Riawayat kekerasan seksual, seperti pemerkosaan atau pelecehan

Semetara pada vaginismus sekunder (dapat melakukan penetrasi satu kali, namun setelahnya tidak) faktornya bisa berupa:

Baca Juga: Venna Melinda Blak-blakan Ngaku Kuat Berhubungan Seks 1 Jam Non Stop, Ini 5 Tips yang Bisa Ditiru

  • Pernah melakukan operasi kandungan
  • Mengalami trauma kekerasan seksual
  • Pernah menjalani radioterapi di area panggul
  • Memasuki fase menopasue sehingga vagina menjadi kering dan elastis

Sementara itu, pada dasarnya kondisi ini bukanlah hal yang tabu dan dapat diobati.

Komentar