Ilmuwan Top Rusia Meninggal Dunia, Dua Hari setelah Ditangkap dan Dituduh Jadi Mata-Mata China

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 04 Juli 2022 | 19:08 WIB
Ilmuwan Top Rusia Meninggal Dunia, Dua Hari setelah Ditangkap dan Dituduh Jadi Mata-Mata China
ilustrasi sakit (Shutterstock)

Suara.com - Seorang ilmuwan top Rusia, Dmitry Kolker, meninggal dunia akibat kanker, dua hari setelah ditangkap atas tuduhan pengkhianatan terhadap negara, pada Sabtu (2/7/2022).

Kolker dituduh sebagai mata-mata China karena pernah memberi kuliah ilmiah di negara tersebut. Menurut keluarga, Kolker sama sekali tidak bersalah.

Sebelum meninggal, Kolker dirawat di sebuah rumah sakit di Siberia. Kemudian, ia diseret dan diterbangkan ke Moskow oleh anggota Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB).

Doktor fisika dan matematika di Novosibirsk State University, berusia 54 tahun itu menderita kanker pankreas stadium empat.

"Kontak terakhir saya dengan ayah saya adalah pada pukul 18:15 dalam penerbangan ke Moskow. Dia mengatakan dia mengucapkan selamat tinggal," kata sang anak, Maxim Kolker, dilansir New York Post.

Dmitry Kolker saat dirawat (VKontakte)
Dmitry Kolker saat dirawat (VKontakte)

Penyelidik mengatakan bahwa kondisi Kolker baik, dengan lemari es di sel penjara.

"Kulkas apa? Ayah tidak bisa makan, dia makan melalui infus," sambungnya.

Kolker ditemani agen FSB dalam semua perjalanannya ke China. Para petugas memastikan bahwa Kolker hanya berbicara kepada mahasiswa China dalam bahasa Rusia melalui seorang penerjemah.

Putrinya, Alina Mironova, telah mengecam penangkapannya dalam sebuah ungaghan di halaman VKontakte-nya.

"Kanker pankreas stadium empat adalah vonis. Tetapi menghadapi vonis seperti itu tidak di rumah, tetapi di dalam tembok pusat penahanan tanpa perawatan medis yang layak," tulis Mironova.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Kerja Sama dengan Dinas Rahasia China, Seorang Ilmuwan Ditangkap Rusia

Diduga Kerja Sama dengan Dinas Rahasia China, Seorang Ilmuwan Ditangkap Rusia

Jogja | Jum'at, 01 Juli 2022 | 18:56 WIB

Travis Barker Dibawa ke Rumah Sakit karena Pankreatitis, Hati-hati Risiko Komplikasinya

Travis Barker Dibawa ke Rumah Sakit karena Pankreatitis, Hati-hati Risiko Komplikasinya

Health | Jum'at, 01 Juli 2022 | 09:00 WIB

Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Terkena Kanker Pankreas, Kok Bisa?

Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Terkena Kanker Pankreas, Kok Bisa?

Health | Sabtu, 25 Juni 2022 | 20:22 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB