Mitos atau Fakta Air Hangat Mengobati Radang Tenggorokan, Ini Kata Dokter Tirta Mandira Hudhi

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 07 Juli 2022 | 11:55 WIB
Mitos atau Fakta Air Hangat Mengobati Radang Tenggorokan, Ini Kata Dokter Tirta Mandira Hudhi
Ilustrasi seorang minum air hangat. (Pexels/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Banyak mitos beredar seputar radang tenggorokan atau faringitis. Salah satunya air hangat bisa mengobati radang tenggorokan, yang menurut Dokter Tirta Mandira Hudhi bisa jadi mitos dan fakta sekaligus.

Ia menjelaskan bahwa secara teori kedokteran atau tindakan medis, air hangat tidak bisa mengobati radang tenggorokan atau tidak bisa memberikan kesembuhan.

"Saat radang itu terdapat infeksi atau nyeri saat menelan pada tenggorokan, tapi saat meminum air hangat itu akan memperlebar pembuluh darah kapiler sehingga akan terasa lebih lega," jelas dr. Tirta melalui konten edukasi di Instagram pribadinya, dikutip suara.com, Kamis (7/7/2022).

Ia mencontohkan kondisi ini serupa dengan seseorang yang terinfeksi Covid-19, maka sangat disarankan mengonsumsi sup bawang  tujuannya bukan untuk menyembuhkan, tapi memberikan efek kenyamanan.

Ilustrasi secangkir air hangat (Freepik)
Ilustrasi secangkir air hangat (Freepik)

"Memang dia tidak akan menyembuhkan Covid-19 tapi memberikan efek melegakan bagi tenggorokan dan juga hidung, sama halnya seperti jahe hangat, teh hangat, madu, air putih hangat, temulawak," jelas dr. Tirta.

Sehingga ia tidak melarang seseorang yang sedang flu, sakit tenggorokan atau infeksi lainnya mengonsumsi air hangat, tapi tujuannya bukan sebagai obat, tapi memberikan kenyamanan.

"Ini bisa menjadi mitos dan fakta atau berada di tengah tengah. Jika secara medis ini tidak benar karen sebenarnya tidak memberikan kesembuhan," tutupnya.

Sementara itu, air hangat memang terbukti membantu untuk mengurangi rasa nyeri tenggorokan. Uap hangat juga dapat membantu mengencerkan lendir yang menyumbat saluran napas.

Air hangat bisa dikonsumsi dengan menambahkan jahe, lemon, atau madu untuk membantu menenangkan tenggorokan yang nyeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Cara Menangani Pilek di Rumah, Coba Makan Makanan Pedas!

3 Cara Menangani Pilek di Rumah, Coba Makan Makanan Pedas!

Your Say | Minggu, 26 Juni 2022 | 10:44 WIB

Mitos atau Fakta: Uji Emisi Gas Buang Bikin Irit Bensin

Mitos atau Fakta: Uji Emisi Gas Buang Bikin Irit Bensin

Otomotif | Selasa, 21 Juni 2022 | 12:36 WIB

Studi Inggris Sebut Berendam Air Panas Bisa Bakar Kalori, Ini Temuan Lengkapnya

Studi Inggris Sebut Berendam Air Panas Bisa Bakar Kalori, Ini Temuan Lengkapnya

Health | Senin, 20 Juni 2022 | 22:09 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB