Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Ditembak, Wajib Tahu Pertolongan Pertamanya

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 08 Juli 2022 | 10:46 WIB
Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Ditembak, Wajib Tahu Pertolongan Pertamanya
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memberikan konfrensi pers di kediaman resmi Perdana Menteri, Tokyo, Jepang, Jumat (28/8). [Franck ROBICHON / POOL / AFP]

Suara.com - Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe ditembak oleh seorang tak di kenal. Kini kondisinya berada dalam "keadaan henti jantung" setelah pingsan saat berpidato.

NHK, penyiar publik Jepang, mengatakan Abe - perdana menteri terlama di negara itu sampai dia mengundurkan diri pada 2020 - tampak berdarah dari dada setelah ditembak dari belakang dengan senapan pada Jumat pagi.

NHK mengatakan seorang pria telah ditahan tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Abe berada di kota Nara untuk menyampaikan pidato kampanye menjelang pemilihan majelis tinggi hari Minggu ini.

Situasi seperti yang dialami Shinzo Abe memang tidak biasa. Tapi, jika Anda atau seseorang di sekitar Anda tertembak, tiga langkah ini penting:

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memberikan konfrensi pers di kediaman resmi Perdana Menteri, Tokyo, Jepang, Jumat (28/8).  [Franck ROBICHON / POOL / AFP]
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memberikan konfrensi pers di kediaman resmi Perdana Menteri, Tokyo, Jepang, Jumat (28/8). [Franck ROBICHON / POOL / AFP]
  • Pergi ke tempat yang aman. Jika orang yang terluka dapat berjalan atau berlari, bantu mereka ke tempat yang aman.
  • Jika itu adalah penembakan yang tidak disengaja, pastikan senjatanya diamankan.
  • Setelah Anda aman, hubungi 911. Ikuti instruksi petugas operator.

Dilansir dari Verywell Health, pergi ke rumah sakit dengan cepat memberi korban peluang terbaik untuk selamat dari luka tembak. Idealnya, Anda ingin orang yang terluka di ambulans dalam waktu 10 menit setelah ditembak.1

Menghentikan pendarahan adalah bagian penting dari penanganan luka tembak. Anda dapat melakukannya dengan:

  • Tekanan kuat pada luka: Jika darah keluar dari lubang, beri banyak tekanan. Untuk pendarahan hebat, jangan takut untuk menggunakan lutut dan benar-benar bersandar pada luka.
  • Dressing: Dressing membantu pembekuan darah dan menutup luka. Gunakan apa pun yang tersedia—kasa, handuk, kemeja, dll.
  • Tourniquet (mungkin): Tourniquet profesional bekerja dengan baik. Tetapi menggunakannya dengan benar membutuhkan latihan. Jika digunakan dengan benar, mereka tidak nyaman atau bahkan menyakitkan.
  • Tourniquets improvisasi sering gagal. Jika Anda tidak memiliki versi profesional, fokuslah pada tekanan yang kuat. Benar-benar bersandar ke dalamnya.
  • Jangan pernah memberi makan atau minum kepada orang yang tertembak, termasuk air.

Jangan Angkat Kaki

Secara umum, Anda tidak boleh mengangkat kaki korban tembakan. Itu bisa membuat luka perut dan dada lebih cepat berdarah. Mungkin juga membuat orang tersebut lebih sulit bernapas.

Jika orang tersebut sadar, minta mereka duduk atau berbaring di posisi yang paling nyaman bagi mereka.
Jika mereka tidak sadar, letakkan mereka dalam posisi pemulihan (di sisi mereka dengan kaki atas ditekuk di sudut kanan.)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertolongan Pertama pada Gejala Stroke Ringan, Lakukan Ini

Pertolongan Pertama pada Gejala Stroke Ringan, Lakukan Ini

Health | Rabu, 06 Juli 2022 | 08:34 WIB

3 Teknik Pertolongan Pertama Ini Wajib Dikuasai oleh Orang Tua, Apa Saja?

3 Teknik Pertolongan Pertama Ini Wajib Dikuasai oleh Orang Tua, Apa Saja?

Health | Senin, 04 Juli 2022 | 18:12 WIB

Rompi Penurun Suhu, Pertolongan Pertama Bagi Jemaah Haji yang Terserang Heat Stroke

Rompi Penurun Suhu, Pertolongan Pertama Bagi Jemaah Haji yang Terserang Heat Stroke

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 20:14 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×