Bolehkah Anak Melihat Penyembelikan Hewan Kurban? Psikolog Minta Orangtua Perhatikan Ini

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Minggu, 10 Juli 2022 | 18:45 WIB
Bolehkah Anak Melihat Penyembelikan Hewan Kurban? Psikolog Minta Orangtua Perhatikan Ini
Ilustrasi hewan kurban (Unsplash.com/@taliwang_mengaji)

Suara.com - Perayaan Idul Adha selalu identik dengan pemotongan hewan kurban seperti sapi, kambing, dan domba. Pemotongan hewan kurban ini sendiri biasanya disaksikan oleh masyarakat, baik orang dewasa bahkan anak-anak.

Pemotongan hewan kurban yang disaksikan oleh anak-anak sendiri terkadang muncul kekhawatiran akan adanya trauma yang dialaminya. Selain itu, anak juga justru dapat meniru perilaku tersebut melakukan kekerasan pada hewan.

Namun, bagaimana pemotongan kurban yang disaksikan oleh anak dari sudut pandang psikologi?

Dampak psikologis tergantung anak tersebut dibesarkan

Melansir laman About Islam, seorang Psikolog di Geneva B. Scruggs Community Health Care Center New York, Aisha Mohammad mengatakan kondisi psikologi yang terjadi ketika anak menyaksikan pemotongan hewan kurban tergantung pada di mana anak tersebut dibesarkan.

Misalnya, anak yang besar di peternakan akan terbiasa melihat pemotongan hewan ternak. Hal tersebut karena mereka mengetahui hewan ternak nantinya akan disembelih dan dijadikan makanan.

Selain itu, menurut Aisha jika anak tersebut besar di negara yang mayoritas Islam juga akan terbiasa dan tidak memberikan trauma yang berat.

Jelaskan makna Idul Adha

Aisha juga menjelaskan, orang tua juga bisa memanfaatkan momen tersebut dengan menjelaskan makna dan sejarah Idul Adha kepada anak. Orang tua daptat menjelaskan bahwa penyembelihan hewan kurban tersebut merupakan pengorbanan yang dimaksudkan untuk beribadah.

“Ini juga menjadi momentum tepat bagi orang tua untuk berdiskusi tentang sejarah dan makna Idul Adha kepada anaknya,” jelas Aisha dikutip dari laman About Islam, Minggu (10/7/2022).

Jangan paksa anak jika tidak mau

Meskipun begitu, menurut Aisha ketika anak tersebut memang tidak ingin melihatnya, berarti tidak boleh memaksanya. Jadi biarkan anak tersebut yang memutuskan apakah ia ingin melihat pemotongan atau tidak.

Jika memang kemauan melihat pemoyongan hewan kurban adalah keinginannya sendiri, dapat berarti ia juga sudah siap mental melihat hal tersebut.

Terkadang, juga ada anak yang hanya melihat beberapa saat lalu pergi. Menurut Aisha hal itu adalah wajar karena anak butuh waktu untuk mengembangkan kemampuan kognitif dan emosionalnya.

Pantau kondisi anak setelah melihat penyembelihan hewan kurban

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Kesehatan Mental Santri, Menag Minta Pesantren Hadirkan Tenaga Psikolog

Tingkatkan Kesehatan Mental Santri, Menag Minta Pesantren Hadirkan Tenaga Psikolog

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 18:47 WIB

Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi

Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi

Lifestyle | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:36 WIB

Tukang Sayur: Psikolog Jalanan Tanpa Gelar dari Gang ke Gang

Tukang Sayur: Psikolog Jalanan Tanpa Gelar dari Gang ke Gang

Your Say | Selasa, 20 Januari 2026 | 17:35 WIB

Sidang Gugatan Ucapan Fadli Zon Soal Pemerkosaan Massal 98: Psikolog UI Ditegur Hakim karena Minum

Sidang Gugatan Ucapan Fadli Zon Soal Pemerkosaan Massal 98: Psikolog UI Ditegur Hakim karena Minum

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 15:15 WIB

Kak Seto Lulusan Apa? Profil Psikolog Anak yang Ramai Dikaitkan dengan Kasus Aurelie

Kak Seto Lulusan Apa? Profil Psikolog Anak yang Ramai Dikaitkan dengan Kasus Aurelie

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:43 WIB

Ciri-Ciri Pelaku Grooming Menurut Psikolog, Dikaitkan dengan Sosok Bobby di Memoar Broken Strings

Ciri-Ciri Pelaku Grooming Menurut Psikolog, Dikaitkan dengan Sosok Bobby di Memoar Broken Strings

Entertainment | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:41 WIB

Kenapa Pelaku Child Grooming Sering Denial? Psikolog Anak Ungkap 10 Pola Pikir Ini

Kenapa Pelaku Child Grooming Sering Denial? Psikolog Anak Ungkap 10 Pola Pikir Ini

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:50 WIB

Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, 7 Alasan Psikologis Korban Child Gromming Tak Bisa Melawan

Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, 7 Alasan Psikologis Korban Child Gromming Tak Bisa Melawan

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 12:29 WIB

Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis

Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 09:55 WIB

Pernah Berada di Fase Sulit, Fuji Mengaku Sempat Konsultasi dengan Psikolog

Pernah Berada di Fase Sulit, Fuji Mengaku Sempat Konsultasi dengan Psikolog

Your Say | Selasa, 16 Desember 2025 | 19:50 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB