Selain Merokok, Faktor Lingkungan Rumah Bisa Picu Kanker Paru-paru!

Senin, 11 Juli 2022 | 12:34 WIB
Selain Merokok, Faktor Lingkungan Rumah Bisa Picu Kanker Paru-paru!
Ilustrasi kanker paru-paru. [Shutterstock]

Suara.com - Kanker paru-paru merupakan kondisi medis serius yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti merokok dan kebiasaan buruk.

Tapi, tak banyak yang menyadari bahwa faktor lingkungan rumah juga bisa menyebabkan kanker paru-paru.

Menurut Dr Deborah Lee, dari Apotek Dr Fox Online, paparan gas radon di rumah menjadi penyebab kanker paru-paru kedua setelah merokok.

Jika Anda tidak sadar, gas radon biasanya tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa yang dihasilkan selama peluruhan uranium.

Uranium merupakan logam berat yang biasa ditemukan di bebatuan dan biasanya sering terletak jauh di dalam tanah.

Uranium ini diklasifikasikan sebagai karsinogenik, sehingga radon bisa menyebabkan perubahan pada DNA Anda yang menyebabkan mutasi seluler.

Ilustrasi kanker paru-paru. (Shutterstock)
Ilustrasi kanker paru-paru. (Shutterstock)

"Ketika radon diproduksi, gas ini akan naik ke dalam bangunan, terutama di ruang bawah tanah dan di air bawah tanah," kata Dr Lee dikutip dari Express.

Sayangnya, banyak orang tidak menyadari tingkat radon di rumah tinggalnya. Karena itu, Anda sebaiknya memeriksa kadar radon di daerah Anda ketika membeli properti.

Tingkat radon yang aman adalah 20 Bq/m3 atau kurang. Di bawah 100 Bq/m3 dikatakan berisiko rendah. Tingkat 200 Bq/m3 dianggap berisiko tinggi.

Baca Juga: 5 Manfaat Daging Kambing, Bagus Untuk Tulang hingga Jantung

"Tingkat radon cenderung lebih tinggi di ruang bawah tanah dan di properti yang berventilasi buruk," jelasnya.

Karena itu, orang yang bekerja di bawah tanah mungkin juga berisiko tinggi terkena paparan radon. Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengatakan bahwa tingkat radon di gedung cenderung rendah.

Selain kanker paru-paru, gas radon juga dikaitkan dengan kanker ginjal, melanoma, beberapa jenis kanker darah, dan beberapa tumor otak.

“Bahkan ketika radon tidak menyebabkan kanker, itu dapat menimbulkan penyakit lain. Sementara itu, gas radon lebih berisiko sebabkan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dan fibrosis paru," kata pakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI