Ngeri Banget, Orang yang Kena Covid-19 Bisa Tertular Omicron BA.5 Lagi Cuma Dalam Sebulan

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 12 Juli 2022 | 11:05 WIB
Ngeri Banget, Orang yang Kena Covid-19 Bisa Tertular Omicron BA.5 Lagi Cuma Dalam Sebulan
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Orang-orang yang pernah terinfeksi Omicron berisiko terkena lagi hanya empat minggu atau satu bulan setelah mendapatkan virus tersebut. Demikian para ahli telah memperingatkan.

Omicron BA.5 diyakini lebih tahan terhadap antibodi, artinya infeksi sebelumnya tidak akan melindungi seseorang. Seperti diketahui, varian omicron juga ditemukan sebagai jenis virus yang lebih ringan dan tidak terlalu berbahaya, dengan kebanyakan orang menderita gejala flu dan pilek.

Petugas medis mengatakan bahwa infeksi dari jenis ini bahkan lebih ringan, meskipun kemungkinan infeksi ulang lebih cepat. Kasus ketegangan telah meningkat di seluruh dunia.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Data dari Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengungkapkan bahwa BA.5 tumbuh 35,1 persen lebih cepat dari Omicron BA.2, sementara Omicron BA.4 tumbuh sekitar 19,1 persen lebih cepat.

Kepala petugas kesehatan Andrew Robertson Western Australia mengatakan varian baru ini bahkan menginfeksi orang yang pernah disuntik.

“Apa yang kami lihat adalah peningkatan jumlah orang yang telah terinfeksi BA2 dan kemudian terinfeksi (lagi) setelah empat minggu.

“Jadi mungkin enam hingga delapan minggu (kemudian) mereka mengembangkan infeksi kedua dan itu hampir pasti BA4 atau BA5,” katanya kepada news.au.com.

Baru bulan lalu sebuah penelitian di Imperial College London mengkonfirmasi bahwa banyak orang tidak lagi kebal terhadap serangga tersebut.

Profesor Danny Altmann, dari Departemen Imunologi dan Peradangan Imperial, mengatakan: “Tidak hanya dapat menembus pertahanan vaksin, tampaknya meninggalkan sangat sedikit keunggulan yang kita harapkan pada sistem kekebalan.

baca juga

“Ini lebih tersembunyi daripada varian sebelumnya dan terbang di bawah radar, sehingga sistem kekebalan tidak dapat mengingatnya.”

Dr Mary Ramsay, Direktur Program Klinis di UKHSA mengatakan kasus dan rawat inap meningkat di semua kelompok umur.

Dia berkata: "Kemungkinan ada sejumlah besar penurunan kekebalan pada orang tua yang tidak menggunakan booster sesuai jadwal, jadi kami dapat memperkirakan kenaikan ini akan berlanjut selama beberapa minggu mendatang dan sepanjang Juli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Health: Cancer Redakan Amarah, Satgas Covid-19 Minta RS Siapkan Tempat Tidur Antisipasi Lonjakan Kasus

Hits Health: Cancer Redakan Amarah, Satgas Covid-19 Minta RS Siapkan Tempat Tidur Antisipasi Lonjakan Kasus

Health | Selasa, 12 Juli 2022 | 09:44 WIB

Satgas Minta Rumah Sakit Siapkan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Satgas Minta Rumah Sakit Siapkan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Tantrum | Selasa, 12 Juli 2022 | 09:41 WIB

Ganjar Pranowo Dukung Imbauan Bermasker di Luar Ruangan

Ganjar Pranowo Dukung Imbauan Bermasker di Luar Ruangan

Semarang | Selasa, 12 Juli 2022 | 09:24 WIB

Terkini

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

×