Buat Para Orangtua, Psikolog Ini Berikan Tips Mengatasi Anak Tantrum

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 12 Juli 2022 | 15:01 WIB
Buat Para Orangtua, Psikolog Ini Berikan Tips Mengatasi Anak Tantrum
Ilustrasi anak tantrum (Jcomp/freepik).

Suara.com - Usia balita belum sepenuhnya mampu mengungkapkan apa yang mereka rasakan atau inginkan. Tak heran jika balita kerap menangis sampai tantrum untuk mengeskpresikan sesuatu.

Karena keterbatasan komunikasi, orangtua akhirnya kerap menganggap anak yang tantrum tengah merasa mengantuk. Padahal tidak selalu begitu.

Psikolog anak mengungkapkan, ada alasan lain yang bisa memicu anak-anak jadi sering tantrum dan marah.

"Terpicu oleh emosi negatif yang sedang anak rasakan, seperti marah, kecewa, dan frustasi. Selain itu, alasan lainnya seperti anak kelelahan fisik dan overstimulasi," kata psikolog anak dan keluarga - Samanta Elsener, dikutip dari rilis Tentang Anak.

Samanta mengingatkan bahwa perilaku mudah marah pada anak buka karena faktor keturunan atau genetik dari orangtuanya. Selain itu, saat anak tantrum juga jangan hanya didiamkan dengan harapan akan membaik dengan sendirinya.

Ia mengungkapkan kalau fakta sebenarnya bahwa anak belum tahu bagaimana meregulasi atau mengelola emosinya. Sehingga seringkali justru menjadi tantrum.

"Umumnya, tantrum anak juga hanya terjadi selama 15 menit," ungkapnya.

Samanta membagikan cara tepat yang dapat orangtua lakukan untuk membantu anak dapat meregulasi emosinya:

  1.  Bangun kepercayaan dengan anak.
  2. Kenalkan berbagai jenis emosi pada anak, baik itu emosi positif maupun negatif sedini mungkin.
  3. Cek apakah anak mengalami SPD (gangguan sensori).
  4. Hadir bersama anak dan narasikan perasaannya.

Tips komunikasi efektif dengan anak saat tantrum:

  1. Memberikan validasi terhadap yang sedang dirasakan oleh anak.
  2. Temani anak selama tantrum.
  3. Berikan air mineral saat sudah berhenti menangis untuk menghindari dehidrasi.
  4. Peluk anak atau sentuh dengan halus untuk menenangkannya.
  5. Hindari membentak anak saat sedang tantrum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Kisah Wanita yang Akui Menstruasi Sejak Balita, Begini Respon dari Warganet

Viral Kisah Wanita yang Akui Menstruasi Sejak Balita, Begini Respon dari Warganet

Lifestyle | Senin, 11 Juli 2022 | 10:03 WIB

Bolehkah Anak Melihat Penyembelikan Hewan Kurban? Psikolog Minta Orangtua Perhatikan Ini

Bolehkah Anak Melihat Penyembelikan Hewan Kurban? Psikolog Minta Orangtua Perhatikan Ini

Health | Minggu, 10 Juli 2022 | 18:45 WIB

Psikolog Sebut Edukasi Pertahanan Diri Penting Dilakukan untuk Cegah Pelecehan Seksual

Psikolog Sebut Edukasi Pertahanan Diri Penting Dilakukan untuk Cegah Pelecehan Seksual

Jawa Tengah | Minggu, 10 Juli 2022 | 14:30 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB