Waduh, Terapi Bekam Bisa Jadi Sarana Penularan HIV/AIDS dan Hepatitis, Kok Bisa?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 12 Juli 2022 | 18:30 WIB
Waduh, Terapi Bekam Bisa Jadi Sarana Penularan HIV/AIDS dan Hepatitis, Kok Bisa?
Ilustrasi bekam. (Elements Envato)

Suara.com - Dokter Spesialis Akupuntur minta masyarakat berhati-hati saat menjalani tindakan terapi bekam, karena ada risiko penularan HIV/AIDS dan hepatitis.

Dokter Spesialis Akupunktur RSUP Persahabatan, dr. Stefanus Agung Budianto, Sp.A menegaskan, penularan penyakit ini bukan karena tindakan terapinya, melainkan kebersihan alat yang digunakan harus sangat diperhatikan.

"Tolong hati hati betul karena kalau alat bekamnya tidak steril maka itu menjadi sebuah sumber penularan penyakit, bisa HIV/AIDS, bisa hepatitis, yang artinya memiliki dampak yang cukup berat dalam jangka panjang," ujar dr. Stefanus dalam acara diskusi Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Selasa (12/7/2022).

HIV atau human immunodeficiency virus adalah infeksi virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Sehingga orang yang infeksi penyakit ini, sistem kekebalan tubuhnya akan menurun drastis.

Ilustrasi prosedur terapi bekam. (Pixabay)
Ilustrasi prosedur terapi bekam. (Pixabay)

Sedangkan hepatitis adalah peradangan hati yang bisa diakibatkan infeksi virus atau penyebab non-virus, bisa karena pengaruh obat-obatan narkotika, hingga alkohol. Baik hepatitis dan HIV bisa ditularkan melalui darah.

Risiko ini menurut dr. Stefanus khususnya bila yang dilakoni adalah terapi bekam basah, yang berarti membuat darah keluar dari pori-pori kulit. Mengingat bekam ada dua jenis, bekam kering dan bekam basah.

"Untuk yang bekam basah, karena pada bekam ini permukaan kulitnya harus dilukai terlebih dahulu dan kemudian dibekam. Nah darahnya ini akan tersedot keluar dan ini katanya darah kotor dan sebagainya," jelasnya.

Sehingga dr. Stefanus tidak melarang masyarakat menjalani terapi tradisional seperti bekam, tapi sebelum melakukannya pastikan petugas atau terapisnya sudah membersihkan alat bekam atau dibuat steril dari kotoran atau darah pengguna sebelumnya.

"Tolong pastikan bahwa alat bekamnya itu memang sudah disterilisasi, dan memang praktisi bekamnya itu punya nomer registrasi," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada 45 Suspek Hepatitis Akut di Jakarta, Warga Diminta Konsumsi Makanan dan Minuman Matang

Ada 45 Suspek Hepatitis Akut di Jakarta, Warga Diminta Konsumsi Makanan dan Minuman Matang

News | Selasa, 12 Juli 2022 | 13:55 WIB

5 Manfaat Terapi Bekam untuk Kesehatan yang Sayang untuk Dilewatkan

5 Manfaat Terapi Bekam untuk Kesehatan yang Sayang untuk Dilewatkan

Your Say | Selasa, 12 Juli 2022 | 13:50 WIB

Ini Bedanya Terapi Akupunktur, Bekam dan Kerokan: Lebih Unggul Mana?

Ini Bedanya Terapi Akupunktur, Bekam dan Kerokan: Lebih Unggul Mana?

Health | Selasa, 12 Juli 2022 | 12:52 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB