Penyebab Anak Congekan dan Cara Mengobatinya

Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 14 Juli 2022 | 06:08 WIB
Penyebab Anak Congekan dan Cara Mengobatinya
Ilustrasi (pixabay.com/LuidmilaKot)

Infeksi yang berulang pada anak menyebabkan infeksi menyebar ke telinga bagian tengah dan berpotensi menimbulkan congek.

Selain itu, adenoid juga dapat terinfeksi akibat ISPA yang kemudian menyebar ke telinga tengah melalui tuba eustachius.

Rendahnya antibodi pada anak bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi telinga pada anak.

Ini berbeda dengan orang dewasa yang memiliki sistem imun lebih kuat, sehingga serangan mikroorganisme dapat diantisipasi dengan lebih baik.

Cara mengobati congek pada anak beragam dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan anak. Namun beberapa cara pengobatan yang tersedia adalah;

  • Obat antibiotik berbentuk oral atau tetes telinga
  • Pengamatan oleh dokter
  • Obat pereda nyeri atau demam
  • Gabungan dari cara-cara di atas.

Jika cairan tetap timbul di dalam telinga selama lebih dari tiga bulan dan infeksi terus kambuh meski telah menggunakan antibiotik, maka dokter akan menyarankan operasi kecil miringotomi.

Operasi ini bertujuan untuk meredakan tekanan pada telinga bagian tengah anak Anda. Nantinya, congek akan dikeluarkan menggunakan selang kecil yang dimasukan melalui sayatan yang telah dibuat sehingga cairan bisa mengalir keluar.

Umumnya, pendengaran anak yang terganggu akan membaik setelah congek berhasil dikeluarkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahaya Komplikasi Infeksi Menular Seksual, dari Mandul Hingga Bisa Sebabkan Kanker

Bahaya Komplikasi Infeksi Menular Seksual, dari Mandul Hingga Bisa Sebabkan Kanker

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 20:15 WIB

Kenali Gejala Infeksi Menular Seksual Paling Umum serta Cara Mengobatinya

Kenali Gejala Infeksi Menular Seksual Paling Umum serta Cara Mengobatinya

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 15:28 WIB

Hati-hati, Remaja yang Aktif Berhubungan Seks Rentan Terkena IMS

Hati-hati, Remaja yang Aktif Berhubungan Seks Rentan Terkena IMS

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 20:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB