Viral Obat Bius Dijual Online, Apakah Perempuan Bisa Hamil Saat Diperkosa dalam Keadaan Tidur?

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 14 Juli 2022 | 20:25 WIB
Viral Obat Bius Dijual Online, Apakah Perempuan Bisa Hamil Saat Diperkosa dalam Keadaan Tidur?
Obat tidur di ecommerce (Instagram/ecommurz)

Suara.com - Viral di Twitter obat tidur diduga bisa digunakan untuk membius calon korban pemerkosaan dijual bebas di e-commerce Lazada. Bahkan, unggahan tersebut dilengkapi review pembeli yang disertai video tidak senonoh.

Sontak saja hal tersebut menuai kecaman netizen. Terlebih, obat bius yang diedarkan harusnya tidak bisa dijual bebas terutama di platform online.

Fenomena ini bagikan akun @ciloqciliq di Twitter, yang menceritakan bagaimana dirinya tidak bisa me-report atau melaporkan penjual obat tidur tersebut.

Ia pun meminta masyarakat untuk berhati-hati agar tidak menjadi korban pemerkosaan, baik perempuan maupun lelaki.

"Serem banget please, harus semakin hati-hati, semoga kita semua dilindungi dari yang jahat," ujar akun tersebut melalui cuitannya lengkap dengan foto dan keterangan unggahan, dikutip Suara.com, Kamis (14/7/2022).

Akun tersebut juga membagikan unggahan akun Instagram @christine.rvl yang mengungkap mudahnya membeli obat tidur tersebut.

Disinyalir, obat tersebut kerap dijadikan alat untuk membuat korban pemerkosaan terlelap, hingga akhirnya tak sadar bahwa ia telah mendapat pelecehan seksual.

"Ternyata r4pe drugs gampang banget dibeli di Indonesia ya. Nggak heran banyak kasus perempuan pergi keluar cuma minum sedikit tapi blackout," ungkap akun tersebut.

"Giliran kena musibah, perempuan lagi yang disalahin. Kejadian kayak gini bisa saja terjadi ke laki-laki. Kalian semua hati-hati ya. Jangan sembarangan take food atau drinks dari orang yang baru dikenal," sambung @christine.rvl lagi.

Apakah Perempuan Diperkosa Saat Tidur Bisa Hamil?
Menanggapi fenomena tersebut, Dokter Spesialis Kandungan - dr. Ivan Sini, SpOG mengatakan bahwa perempuan tetap bisa hamil meski diperkosa dalam keadaan tidur.

Kata dr. Ivan, organ reproduksi perempuan tetap akan bekerja dan berfungsi, sehingga pengaruh obat tidur tidak akan mencegah kehamilan.

"Jadi kalau orang yang dalam keadaan tidur pun fungsi reproduksi tetap berjalan. Jadi kalau ditanya masih mungkin hamil," ujar dr. Ivan di Mall Kota Kasablanka dalam acara Penerimaan Rekor MURI Morula, Kamis (14/7/2022).

Meski begitu ia menegaskan, penggunaan obat keras seperti obat tidur perlu dalam pengawasan dan sesuai dengan resep dokter, sehingga sangat tidak boleh diberikan sembarangan.

"Dalam hal ini penggunaan obat itu ada guna dan harus dengan indikasi," tutup dr. Ivan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Ini Foto Estetik Makanan yang Dibeli, Ending Semua Jadi Batal Makan

Wanita Ini Foto Estetik Makanan yang Dibeli, Ending Semua Jadi Batal Makan

Your Say | Kamis, 14 Juli 2022 | 18:09 WIB

Cewek Cantik di Riau Dibunuh Pacar Hanya Gara-gara Video Call, Mayat Ditemukan Membusuk

Cewek Cantik di Riau Dibunuh Pacar Hanya Gara-gara Video Call, Mayat Ditemukan Membusuk

Sumbar | Kamis, 14 Juli 2022 | 18:05 WIB

Sakit Hati Dituding Penyuka Sesama Jenis, Wanita Jambi Korban Ditipu Pria Jadi-jadian Akui Pernah Hampir Dibunuh

Sakit Hati Dituding Penyuka Sesama Jenis, Wanita Jambi Korban Ditipu Pria Jadi-jadian Akui Pernah Hampir Dibunuh

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 18:21 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB