Heboh Lucinta Luna Operasi Transplantasi Rahim, Supaya Bisa Hamil?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Selasa, 19 Juli 2022 | 11:56 WIB
Heboh Lucinta Luna Operasi Transplantasi Rahim, Supaya Bisa Hamil?
Lucinta Luna menangis jelang operasi. [Vlog Lucinta Luna]

Suara.com - Setelah menjalani sejumlah operasi, Lucinta Luna kembali akan melakukan operasi lainnya, yang disebut-sebut sebagai operasi terakhir. Ia mengatakan bahwa akan melakukan operasi rahim.

Hal itu baru-baru ini ia ungkap dalam Instagram Story miliknya.

"Puasa lagi. Guys doakan aku yah besok (hari ini) Ratu operasi lagi tahap terakhir untuk upgrade pembaruan rahim di tubuhku," kata Lucinta Luna pada Selasa (19/7/2022).

Dia menjelaskan mengenai alasan melakukan operasi transplantasi rahim. Lucinta Luna rupanya ingin bisa hamil.

Lucinta Luna kembali lakukan operasi (Instagram/@lucintaluna_manjalita)
Lucinta Luna kembali lakukan operasi (Instagram/@lucintaluna_manjalita)

"Agar suatu saat calon papa dari anakku nanti bertanggung jawab nggak kabur-kaburan lagi kayak aktor-aktor yang sudah pernah icip Ratu," tuturnya.

Lantas, apakah bisa hamil dengan operasi rahim?

Untuk orang yang terlahhir sebagai lelaki, operasi transplantasi rahim, secara teori, menjadi suatu hal yang mungkin.

Transplantasi rahim adalah prosedur bedah yang relatif baru yang melibatkan transplantasi rahim yang sehat ke dalam tubuh seseorang.

Namun, operasi ini masih eksperimental, bahkan untuk orang yang terlahir sebagai perempuan dengan infertilitas faktor rahim. Tidak ada penelitian yang cukup untuk mengkonfirmasi apakah orang yang terlahir sebagai lelaki dapat hamil dan melahirkan bayi sampai cukup bulan.

Baca Juga: Dokter Temukan Keunggulan Operasi Kuno Zaman Firaun untuk Atasi Cedera Otak

Sebelum seseorang dapat mempertimbangkan untuk melakukan transplantasi rahim, dokter perlu mempertimbangkan kesehatan sosial, fisik, dan mental mereka.

Jika seseorang ingin hamil, mereka mungkin perlu mengonsumsi berbagai hormon. Seringkali, ini akan melibatkan terapi penggantian hormon (HRT), yang biasanya menyediakan estrogen dan progestogen. Begitu dinding rahim menjadi lebih dari 7 milimeter, mereka harus mengonsumsi suplemen progesteron.

Mereka juga harus menunggu 6 bulan setelah operasi untuk memungkinkan penyembuhan. Hanya pada titik inilah seorang dokter dapat mentransplantasikan embrio.

Setelah operasi, mungkin ada kemungkinan bahwa tubuh menolak rahim baru. Seseorang harus mengonsumsi imunosupresan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya hal ini.

Seseorang harus menggunakan agen imunosupresif selama kehamilan untuk memastikan bahwa tubuh tidak menolak transplantasi, yang dapat membuat janin terpapar bahan kimia berbahaya. Seorang dokter kandungan dengan pelatihan khusus dalam persalinan berisiko tinggi akan memberikan dukungan selama kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI