Masih Ada yang Belum Dapat Bantuan, Penyaluran Jadup Korban Bencana di Tapanuli Tengah Dipercepat

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 18 September 2026 | 10:01 WIB
Masih Ada yang Belum Dapat Bantuan, Penyaluran Jadup Korban Bencana di Tapanuli Tengah Dipercepat
Sejumlah pengungsi bencana banjir bandang dan longsor berada di tenda di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka,Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz]
baca 10 detik
  • Kemensos memprioritaskan penyaluran Jatah Hidup tahap ketiga bagi 41.555 jiwa korban banjir di Tapanuli Tengah.
  • Pemerintah mengalokasikan anggaran Jadup lebih dari Rp56 miliar dan Rp16 miliar untuk bantuan isi hunian.
  • Sinkronisasi data dilakukan untuk mencegah ketimpangan penyaluran bantuan kepada warga terdampak bencana banjir tersebut.

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran Jatah Hidup (Jadup) tahap ketiga untuk warga terdampak bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, menjadi prioritas utama.

Langkah ini diambil untuk memperluas cakupan penerima, terutama bagi warga yang hingga kini belum tersentuh bantuan pemerintah.

Kepastian tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu di Kantor Kemensos, Jakarta.

"Kita terus berkoordinasi, berkolaborasi untuk menanggulangi dampak bencana beberapa waktu yang lalu," kata Gus Ipul, Kamis (17/9/2026).

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono merinci, alokasi anggaran Jadup untuk Tapanuli Tengah disiapkan sebesar lebih dari Rp56 miliar yang menyasar 41.555 jiwa.

Selain Jadup, pemerintah juga mengucurkan anggaran Rp16 miliar untuk bantuan isi hunian bagi 5.626 kepala keluarga (KK).

Agus Jabo menegaskan bahwa fokus utama pada tahap ketiga ini adalah sinkronisasi data. Kemensos dan pemerintah daerah bakal menyepadankan data penerima bantuan isi hunian dengan data penerima Jadup.

Pencocokan data ini krusial agar tidak ada ketimpangan penyaluran, seperti warga yang menerima bantuan ganda, sementara korban lain justru belum mendapat bantuan sama sekali.

Dalam skema penanganan ini, penyaluran bantuan harus melalui tiga tahapan ketat, mulai dari pendataan awal, dilanjutkan verifikasi, dan diakhiri validasi di lapangan sebelum anggaran dicairkan ke rekening atau dikirim langsung ke penerima manfaat.

baca juga

Diketahui, banjir sempat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, pada Minggu (13/9) lalu setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Ilustrasi penerima bantuan pemerintah [Ist]
Ilustrasi penerima bantuan pemerintah [Ist]

BNPB mencatat tiga wilayah terdampak, yakni Kelurahan Sipange di Kecamatan Tukka, Kelurahan Lopian di Kecamatan Badiri, dan Kelurahan Sarudik di Kecamatan Sarudik.

Sebanyak 30 warga mengungsi ke Gereja HKBP Sipange, sementara banjir dilaporkan berangsur surut pada malam hari. BNPB tetap meminta masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan karena hujan deras masih berpotensi terjadi.

Bencana tersebut terjadi ketika Tapteng masih menjalani proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir sebelumnya. Pemerintah tengah memperkuat sistem pengendalian air dan sedimen di kawasan hulu, antara lain melalui pembangunan sabo dam di Kecamatan Tukka, normalisasi sungai, serta pembangunan dinding penahan sepanjang 1,6 kilometer.

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menyebut penguatan kawasan hulu diperlukan untuk mengurangi risiko aliran air dan material kembali menerjang permukiman saat hujan deras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arti Mimpi Bencana Alam, Pertanda Baik atau Buruk?

Arti Mimpi Bencana Alam, Pertanda Baik atau Buruk?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 20:55 WIB

Kawal Data Desil Bermasalah, KWJK Bakal Geruduk Kemensos Selama Sepekan

Kawal Data Desil Bermasalah, KWJK Bakal Geruduk Kemensos Selama Sepekan

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:46 WIB

KWJK Temui Mensos Gus Ipul, Kritik Skema Desil bagi Warga Kolong Jembatan dan Rusun

KWJK Temui Mensos Gus Ipul, Kritik Skema Desil bagi Warga Kolong Jembatan dan Rusun

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:04 WIB

Akui Data Bansos Belum Akurat, Mensos Janji Tuntaskan Aduan Warga dalam Sepekan

Akui Data Bansos Belum Akurat, Mensos Janji Tuntaskan Aduan Warga dalam Sepekan

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:37 WIB

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:29 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×