Ini Perbedaan Bayi Lahir Prematur dengan Bayi Berat Badan Lahir Rendah

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 25 Juli 2022 | 16:10 WIB
Ini Perbedaan Bayi Lahir Prematur dengan Bayi Berat Badan Lahir Rendah
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Bayi prematur dengan bayi lahir berat badan rendah umumnya memiliki fisik yang sama-sama kecil. Meski begitu, definisi antara kedua kondisi bayi tersebut berbeda.

Dokter Anak Konsultan Neonatologi Profesor Rinawati Rohsiswatmo mengatakan, bayi dengan berat badan lahir rendah atau BBLR belum tentu prematur. Akan tetapi, bayi prematur kemungkinan besar akan alami BBLR.

"Bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum waktunya, sehingga umumnya beratnya kecil. Karena pertumbuhannya di dalam janin belum optimal tapi dia sudah keluar," jelas Profesor Rina dalam media briefing Fresenius Kabi, Senin (25/7/2022).

Sedangkan BBLR, bayi lahir cukup waktu atau berkisar antara 38-42 minggu usia kehamilan. Akan tetapi, pertumbuhannya di dalam janin tidak optimal sehingga saat lahir tubuhnya terlalu kecil.

Menurut Profesor Rina, kondisi tersebut masih banyak terjadi di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Dikatakan BBLR apabila berat badan bayi saat lahir kurang dari 2.500 gram.

Masalah lain di Indonesia juga masih ditemui bayi yang lahir prematur ditambah lagi berat badannya tidak sesuai dengan pertumbuhan normal janin. Kondisi tersebut bisa terjadi akibat kekurangan gizi selama di dalam janin.

"Jadi mestinya dia 32 minggu beratnya 1.500 gram, tapi ternyata beratnya hanya delapan ons (800 gram). Jadi bebannya dua, sudah belum waktunya, beratnya belum sempurna, dan kekurangan gizi juga sehingga badannya kecil," jelasnya.

Data Kementerian Kesehatan berdasarkan survei Status Gizi Anak tahun 2021 tercatat bahwa hampir 30 persen atau satu dari tiga bayi di Indonesia lahir prematur. Sementara angka BBLR sebanyak 6,6 persen.

Kedua kondisi bayi tersebut perlu menjadi perhatian karena baik bayi prematur maupun BBLR berisiko lebih tinggi menjadi stunting atau gagal tumbuh.

baca juga

"Sebuah penelitian di 137 negara berkembang disebutkan bahwa 32,5 persen kasus stunting disebabkan oleh kelahiran prematur. Sedangkan di Indonesia berdasarkan data Riskesdas 2018, bayi dengan berat lahir rendah mempengaruhi sekitar 20 persen terjadinya stunting," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Lahir dengan Berat Badan Normal Masih Berisiko Alami Stunting!

Bayi Lahir dengan Berat Badan Normal Masih Berisiko Alami Stunting!

Health | Senin, 25 Juli 2022 | 13:56 WIB

Nikita Mirzani Dibebaskan Karena Rawat Anak, Publik Bandingkan Nasib Ibu Bawa Bayi Menyusu ke Bui: Keadilan Bagi Siapa?

Nikita Mirzani Dibebaskan Karena Rawat Anak, Publik Bandingkan Nasib Ibu Bawa Bayi Menyusu ke Bui: Keadilan Bagi Siapa?

News | Senin, 25 Juli 2022 | 13:57 WIB

Kocak! Kelakuan Emak-Emak Ini, Gantikan Dalaman Hijab Dengan Barang Ini

Kocak! Kelakuan Emak-Emak Ini, Gantikan Dalaman Hijab Dengan Barang Ini

Poptren | Senin, 25 Juli 2022 | 12:45 WIB

Terkini

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 21:11 WIB

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 21:05 WIB

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

×