5 Hal yang Dapat Meningkatkan Risiko Anda Mengalami Serangan Jantung Mendadak

Vania Rossa

Senin, 25 Juli 2022 | 19:35 WIB
5 Hal yang Dapat Meningkatkan Risiko Anda Mengalami Serangan Jantung Mendadak
Ilustrasi serangan jantung mendadak. (Shutterstock)

Suara.com - Serangan jantung mendadak menjadi penyebab kematian tunggal yang paling umum di Amerika Serikat. Hal ini terjadi karena adanya masalah dengan sistem kelistrikan jantung, yang biasanya disebut takikardia ventrikel atau fibrilasi ventrikel.

Efek serangan jantung mendadak ini sangat fatal, dan hanya 5% dari penderita yang dapat bertahan hidup jika mereka mendapatkan bantuan dengan sangat cepat. Demikian catat ahli gangguan irama jantung Bruce Wilkoff, MD, dilansir dari Cleveland Clinic.

Lalu, apa yang terjadi pada jantung Anda ketika mengalami serangan jantung mendadak ini?

Menurut dr. Wilkoff, jantung akan berpacu dengan cara yang bingung dan tidak teratur. Sirkulasi darah berhenti, sehingga darah tidak mencapai paru-paru atau otak. Penderitanya akan tiba-tiba pingsan, tidak merespons, berhenti bernapas, dan tidak ada denyut nadi.

Dr. Wilkoff pun menjelaskan lima hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami serangan jantung mendadak. Apa saja?

1. Memiliki jaringan parut
Masalah ritme jantung ini sering ditelusuri ke otot jantung yang terluka. Menurut dr. Wilkoff, bekas luka menyebabkan sinyal listrik jantung menjadi bingung dan terfragmentasi.

Penyebab paling umum adalah penyakit arteri koroner dan kardiomiopati. Serangan jantung membuat otot jantung kelaparan, menyebabkan kematian jaringan dan menimbulkan jaringan parut. Infeksi virus, kondisi herediter atau autoimun, dan keracunan bahan kimia juga dapat merusak dan melukai otot jantung.

2. Fraksi ejeksi rendah
Jika Anda mengalami gagal jantung dengan fraksi ejeksi 35% atau kurang, jantung Anda tidak dapat memompa cukup darah pada setiap detaknya. Ini mengganggu ritme jantung Anda dan meningkatkan risiko kematian jantung mendadak.

“Memasukkan defibrillator jantung implan akan menyelamatkan Anda dari episode irama jantung yang cepat dan tidak teratur ini, memperpanjang hidup Anda dan memungkinkan Anda untuk kembali ke kehidupan normal,” kata Dr. Wilkoff.

baca juga

3. Riwayat keluarga
Jika keluarga dekat - salah satu orang tua atau saudara Anda - meninggal muda karena alasan yang tidak diketahui, maka risiko kematian dini dan mendadak Anda juga lebih tinggi (salah satunya akibat serangan jantung mendadak).

4. Merokok
Merokok secara dramatis meningkatkan risiko serangan jantung dan kematian jantung mendadak.

“Ketika kami memasang defibrillator jantung implan pada perokok, kami menemukan mereka membutuhkan lebih banyak kejutan dari perangkat mereka, yang berarti mereka mengalami lebih banyak serangan jantung,” kata dr. Wilkoff.

5. Gagal jantung yang tidak mendapat penanganan yang baik
"Jika Anda memiliki gejala gagal jantung (sesak napas dan intoleransi olahraga) dengan atau tanpa fraksi ejeksi rendah, Anda memerlukan obat," kata dr. Wilkoff.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Anggap Remeh Flu, Bisa Memicu Serangan Jantung, Lho!

Jangan Anggap Remeh Flu, Bisa Memicu Serangan Jantung, Lho!

Health | Senin, 25 Juli 2022 | 18:58 WIB

Kelopak Mata bisa Deteksi Kolesterol Tinggi

Kelopak Mata bisa Deteksi Kolesterol Tinggi

Tantrum | Jum'at, 22 Juli 2022 | 09:03 WIB

Mandi Air Dingin Bisa Sebabkan Serangan Jantung, Ini Alasannya

Mandi Air Dingin Bisa Sebabkan Serangan Jantung, Ini Alasannya

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 08:03 WIB

Terkini

Aturan Baru MotoGP 2027: Para Pembalap Kini Kesal, Kenapa?

Aturan Baru MotoGP 2027: Para Pembalap Kini Kesal, Kenapa?

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya

Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya

Bekaci | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Polisi Temukan Lapak Sewa Bong Rp2.000 dan Isi Ulang Rp5.000 di Kampung Ambon

Polisi Temukan Lapak Sewa Bong Rp2.000 dan Isi Ulang Rp5.000 di Kampung Ambon

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Temui PKB di DPR, Ray Rangkuti Cs Minta Hak Angket Ijazah Gibran Digulirkan

Temui PKB di DPR, Ray Rangkuti Cs Minta Hak Angket Ijazah Gibran Digulirkan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:51 WIB

4 Sabun Mandi Retinol Terbaik untuk Kulit Belang dan Peremajaan Kulit

4 Sabun Mandi Retinol Terbaik untuk Kulit Belang dan Peremajaan Kulit

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Guru Dituntut Mengurus Segalanya, Kapan Bisa Fokus Mengajar?

Guru Dituntut Mengurus Segalanya, Kapan Bisa Fokus Mengajar?

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Nilai Pasar Elkan Baggott Meroket 500 Persen

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Nilai Pasar Elkan Baggott Meroket 500 Persen

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Geger Semburan Lumpur Muncul di Jalan Dupak Surabaya, Warga Khawatir Lapindo Jilid 2

Geger Semburan Lumpur Muncul di Jalan Dupak Surabaya, Warga Khawatir Lapindo Jilid 2

Jatim | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Tepis Laporan CELIOS, Gerindra: Tuduhan Tanpa Bukti dan Abaikan Kerja Nyata Prabowo-Gibran

Tepis Laporan CELIOS, Gerindra: Tuduhan Tanpa Bukti dan Abaikan Kerja Nyata Prabowo-Gibran

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Akal Bulus Karyawan di Balam: Catut Nama Toko Buat Nota Fiktif, Gelapkan 600 Galon Perusahaan

Akal Bulus Karyawan di Balam: Catut Nama Toko Buat Nota Fiktif, Gelapkan 600 Galon Perusahaan

Lampung | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:40 WIB

×