Gawat! Cacar Monyet Mulai Incar Anak, Usia Ini Paling Berisiko

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 26 Juli 2022 | 12:45 WIB
Gawat! Cacar Monyet Mulai Incar Anak, Usia Ini Paling Berisiko
ilustrasi cacar monyet alias monkeypox. (Dok. Envato)

Suara.com - Kasus cacar monyet pertama pada anak-anak telah saat penyakit ini makin terus meningkat. Dilansir dari The Sun, Pejabat kesehatan di Amerika Serikat mengatakan anak-anak di bawah delapan tahun adalah yang paling berisiko terkena cacar monyet parah.

Seorang ahli memperingatkan itu adalah "perkembangan yang mengkhawatirkan" dan menunjukkan wabah itu "tidak terkendali".

Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC) menyatakan dua anak yang terinfeksi - balita di California dan bukan penduduk AS tetapi diuji di wilayah Washington DC.

Anak-anak itu digambarkan dalam keadaan sehat dan menerima perawatan. Bagaimana mereka tertular penyakit itu sedang diselidiki, tetapi para pejabat percaya itu dari anggota rumah tangga.

perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air (freepik)
perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air (freepik)

Kasus-kasus itu termasuk di antara 2.8000 kasus yang dilaporkan di AS sejauh ini. Pria gay dan biseksual telah terkena dampak cacar monyet sejak menyebar secara global musim panas ini.

Ini tidak dianggap sebagai infeksi menular seksual (IMS), namun sebagian besar menyebar melalui kontak seksual dekat di antara kelompok ini. Monkeypox juga dapat menyebar melalui kontak kulit-ke-kulit yang dekat, dengan menyentuh handuk atau tempat tidur orang yang terinfeksi - yang berarti siapa pun dapat tertular.

Ada juga bukti bahwa virus itu ditularkan melalui udara, oleh karena itu mungkin tertular dari batuk atau bersin seseorang. Berbicara tentang kasus baru pada anak-anak, Jimmy Whitworth, seorang Profesor Emeritus, London School of Hygiene and Tropical Medicine, mengatakan kepada The Sun: “Ini adalah perkembangan yang mengkhawatirkan.

“Siapa pun yang melakukan kontak dekat dengan suatu kasus dapat terinfeksi, jadi ini tidak sepenuhnya mengejutkan. Tetapi itu menunjukkan bahwa wabah itu tidak terkendali," kata dia. 

“Anak-anak di bawah delapan tahun, dan wanita hamil, dianggap berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah setelah terinfeksi.

baca juga

Prof Whitworth menambahkan bahwa cacar monyet tidak mungkin menyebabkan epidemi pada populasi umum karena “kebanyakan orang tidak memiliki kontak yang sangat dekat dengan banyak orang yang berbeda”.

Di Eropa, setidaknya ada enam kasus cacar monyet di antara anak-anak berusia 17 tahun ke bawah. Data dari Badan Kesehatan dan Keamanan Inggris (UKHSA) menunjukkan bahwa satu anak di Inggris (0-15 tahun) telah terinfeksi, dan berjenis kelamin laki-laki.

Dari 2.208 kasus yang terdeteksi di Inggris sejak Mei terjadi pada anak-anak, 99 persen terjadi pada pria, dan 96,5 persen mengatakan mereka berhubungan seks dengan pria lain.

Pengarahan UKHSA terbaru mengatakan pertumbuhan wabah "mungkin telah melambat", yang berarti kasus masih ditemukan, tetapi pada "tingkat yang lebih stabil".

Data penting lainnya menunjukkan telah terjadi “transmisi rumah tangga terbatas” di Inggris, dan titik panas Inggris terus berada di London (75 persen kasus).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Potensi Anak dengan Tes Minat Bakat

Kenali Potensi Anak dengan Tes Minat Bakat

Sumut | Selasa, 26 Juli 2022 | 12:12 WIB

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Darurat Global, Gedung Putih: Risiko Penularan di Masyarakat Kecil

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Darurat Global, Gedung Putih: Risiko Penularan di Masyarakat Kecil

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 12:11 WIB

Bayi Lahir Prematur Berpotensi Sumbang Kasus Stunting Terbesar, Ini Alasannya

Bayi Lahir Prematur Berpotensi Sumbang Kasus Stunting Terbesar, Ini Alasannya

Sumbar | Selasa, 26 Juli 2022 | 12:15 WIB

Terkini

Promo Belanja di Yomart, Ada Diskon Spesial dari BRI

Promo Belanja di Yomart, Ada Diskon Spesial dari BRI

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Investasi Bertebar Promo Hanya di BRImo

Investasi Bertebar Promo Hanya di BRImo

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:37 WIB

5 Trik Pakai Sunscreen Sesuai Arahan Dokter agar Flek Hitam Pudar dan Wajah Glowing

5 Trik Pakai Sunscreen Sesuai Arahan Dokter agar Flek Hitam Pudar dan Wajah Glowing

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:35 WIB

5 Zodiak yang Paling Suka Ghosting dan Tiba-Tiba Hilang Tanpa Kabar

5 Zodiak yang Paling Suka Ghosting dan Tiba-Tiba Hilang Tanpa Kabar

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×