Minum Teh Hijau secara Rutin Bisa Mengurangi Kadar Gula Darah dan Meningkatkan Kesehatan Usus

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 29 Juli 2022 | 10:05 WIB
Minum Teh Hijau secara Rutin Bisa Mengurangi Kadar Gula Darah dan Meningkatkan Kesehatan Usus
Ilustrasi teh hijau. (Pixabay/apple deng)

Suara.com - Sebuah penelitian yang terbit pada 14 Juni 2022 lalu di Current Develompments in Nutrition menunjukkan bahwa minum teh hijau dapat menurunkan kadar gula darah dan peningkatan kesehatan usus.

Peneliti dari Ohio State University melakukan penelitian kecil terhadap 40 pertisipan yang mengonsumsi permen karet ekstrak teh hijau setiap hari selama 28 hari. Kandungan tersebut setara dengan lima cangkir teh hijau, lapor Insider.

Sekitar 19 peserta adalah orang yang sehat, sementara 21 lainnya menderita sindrom metabolik, yang merupakan kumpulan kondisi seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kelebihan lemak perut, dan kadar kolesterol abnormal.

Peserta diminta untuk makan makanan rendah antioksidan yang disebut polifenol selama mengonsumsi permen karet teh hijau.

Peneliti menganalisis sampel tinja dan urin digunakan untuk mengukur peradangan dan kadar gula darah.

ilustrasi teh hijau (Unsplash)
ilustrasi teh hijau (Unsplash)

Peneliti menemukan ekstrak teh hijau mengurangi kadar gula darah, peradangan usus, dan permeabilitas usus pada peserta, baik yang sehat dan penderita sindrom metabolik.

Permeabilitas usus merupakan kemampuan usus untuk menyerap air dan nutrisi dari makanan.

Studi ini menunjukkan bahwa bahan kimia anti-inflamasi teh hijau, yang disebut katekin, dapat membantu meningkatkan kesehatan usus serta kemampuan tubuh untuk mengontrol kadar glukosa.

"Hasilnya sangat menjanjikan bagi penderita sindom metabolik, karena peradangan dan kadar glukosa darah yang tinggi dianggap sebagai faktor penyebab," menurut National Heart, Lung, and Blood Institute.

Rekan penulis studi Joanna Hodges mengatakan bahwa penelitian di masa depan harus menganalisis berapa jumlah ekstrak teh hijau yang bisa memberi manfaat paling banyak tanpa efek samping.

Dia juga mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut harus dilaksanakan tentang bagaimana ekstrak teh hijau dapat bermanfaat bagi kondisi usus lainya, seperti penyakit iritasi usus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Minum Teh Hijau Bantu Ringankan Gejala Virus Corona Covid-19? Ini Temuan Peneliti

Benarkah Minum Teh Hijau Bantu Ringankan Gejala Virus Corona Covid-19? Ini Temuan Peneliti

Health | Jum'at, 08 Juli 2022 | 12:23 WIB

Populer di Korea, Begini Resep Sate Ayam Asap Teh Hijau yang Menggugah Selera

Populer di Korea, Begini Resep Sate Ayam Asap Teh Hijau yang Menggugah Selera

Lifestyle | Rabu, 18 Mei 2022 | 18:54 WIB

9 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan, Termasuk Bantu Pembakaran Lemak

9 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan, Termasuk Bantu Pembakaran Lemak

Health | Selasa, 17 Mei 2022 | 20:34 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB