Dampak Sekunder Pandemi, Anak Indonesia Kekurangan Akses Edukasi dan Nutrisi yang Memadai

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Sabtu, 30 Juli 2022 | 20:07 WIB
Dampak Sekunder Pandemi, Anak Indonesia Kekurangan Akses Edukasi dan Nutrisi yang Memadai
Ilustrasi Anak (Pixabay/Josan76)

Suara.com - Pandemi, menurut laporan terakhir dari UNICEF, telah memberikan dampak sekunder yang luas terhadap 80 juta anak di Indonesia, yaitu terhadap pendidikan, gizi, kesehatan, dan ketahanan ekonomi mereka.

Data tersebut semakin memperkuat fakta sebelumnya yang menunjukkan bahwa 9 dari 10 anak di Indonesia masih mengalami kekurangan akses edukasi dan nutrisi yang memadai.

Untuk itu, upaya kolaborasi bersama harus terus dilakukan untuk mendukung masa depan anak-anak Indonesia yang nantinya akan menentukan kemajuan bangsa di masa mendatang.

Salah satunya adalah dengan mengajak para ibu di Indonesia berbagi cerita inspiratif pencapaian atau kemajuan si Kecil yang telah diraih selama ini untuk mendukung mereka jadi Anak Generasi Maju seperti yang dilakukan SGM Eksplor.

"Kami ingin terus meyakinkan para Bunda di Indonesia bahwa setiap anak memiliki potensi dan hak yang sama untuk maju. Karena, telah banyak bukti anak-anak Indonesia yang telah tumbuh jadi generasi maju yang berhasil berprestasi di bidangnya masing-masing," jelas Senior Brand Manager SGM Eksplor, Renta Situmeang, dalam siaran pers yang Suara.com terima belum lama ini.

Seperti dalam kompetisi cerita #AkuAnakSGM pada periode 18 Mei – 23 Juli 2022, kata dia, ada banyak contoh nyata kemajuan pada anak seperti kemampuan mereka dalam hal pertumbuhan dan perkembangan fisik dan kognitif, sosial emosional, serta bahasa.

Diharapkan berbagai kisah tersebut nantinya bisa memberikan motivasi dan menginspirasi para ibu lainnya di Indonesia dalam mendukung setiap langkah anak menjadi generasi maju.

“Setelah berakhirnya kompetisi cerita, kami juga akan mengajak Bunda untuk dapat berpartisipasi melalui gerakan ‘Tunjuk Tangan untuk Generasi Maju Indonesia’, untuk turut serta mendukung pemenuhan akses nutrisi dan edukasi anak Indonesia yang membutuhkan," jelasnya.

Pemerhati Anak, Septi Peni Wulandani sangat mengapresiasi para Bunda Indonesia yang telah mendukung putra putri mereka tumbuh menjadi Anak Generasi Maju dengan pemenuhan nutrisi dan stimulasi yang tepat, sehingga mendukung kemajuan anak Indonesia.

Menurutnya, semua anak Indonesia harus diberi kesempatan memperoleh kemajuan. Ini berlaku bagi semua anak yang berasal dari berbagai latar belakang ekonomi dan sosial. Karena, kemajuan anak-anak Indonesia merupakan tanggung jawab kita semua, melalui kapasitas dan kontribusi masing-masing.

"Khususnya dalam mendukung akses nutrisi dan pendidikan sebagai fondasi mereka untuk mencapai kemajuan," tutup Septi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Studi Buktikan Pandemi Mengubah Pengalaman dalam Bermimpi

Update Covid-19 Global: Studi Buktikan Pandemi Mengubah Pengalaman dalam Bermimpi

Health | Sabtu, 30 Juli 2022 | 09:30 WIB

Waduh! Studi Ini Sebut Pandemi Covid-19 Ubah Pengalaman Bermimpi dan Kesehatan Mental

Waduh! Studi Ini Sebut Pandemi Covid-19 Ubah Pengalaman Bermimpi dan Kesehatan Mental

Surakarta | Sabtu, 30 Juli 2022 | 06:05 WIB

Hasil Studi: Orang Lebih Banyak Mimpi Buruk di Masa Pandemi COVID-19

Hasil Studi: Orang Lebih Banyak Mimpi Buruk di Masa Pandemi COVID-19

Lampung | Jum'at, 29 Juli 2022 | 12:10 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB