Kapan Boleh Vaksin Booster Kedua? Penuhi Syarat Jeda Waktu yang Dibutuhkan

Rifan Aditya

Minggu, 31 Juli 2022 | 20:14 WIB
Kapan Boleh Vaksin Booster Kedua? Penuhi Syarat Jeda Waktu yang Dibutuhkan
kapan boleh vaksin booster kedua - vaksin booster (pixabay.com)

Suara.com - Tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan perlindungan tambahan untuk mencegah terinfeksi Covid-19. Pemerintah Indonesia telah menyediakan vaksin Booster Covid-19 kedua dalam waktu dekat untuk umum.

Apa saja syarat untuk mendapatkan vaksinasi booster kedua?Lalu kapan boleh vaksin booster kedua? Silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

Waktu yang Tepat untuk Vaksin Booster Kedua

Kapan boleh vaksin booster kedua ditentukan oleh beberapa hal, sebagai berikut:

  1. Agar bisa melaksanakan vaksin booster kedua, Anda sudah harus terlebih dahulu melakukan vaksin booster pertama.
  2. Anda juga sudah harus memenuhi syarat jeda waktu sekitar 6 bulan setelah mendapat suntikan vaksin booster dosis pertama
  3. Anda mendapatkan tiket untuk melaksanakan vaksin booster kedua yang bisa dicek melalui aplikasi PeduliLindungi
  4. Jika Anda seorang penyintas Covid-19 dengan gejala berat, maka Anda boleh melakukan vaksin booster kedua kalau sudah melalui jeda waktu 3 bulan setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19

Jenis Vaksin Booster Kedua

Berdasarkan surat edaran nomor HK.02.02/C/3615/2022, vaksin untuk booster kedua adalah jenis vaksin Covid-19 yang memperoleh Persetujuan Penggunaan dalam Kondisi Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dengan memperhatikan ketersediaan vaksin yang ada.

Lantas apa saja jenis vaksin booster kedua yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi booster di Indonesia? Cek daftarnya berikut ini.

1. CoronaVac (Sinovac)

Medicalnewstoday melaporkan CoronaVac adalah vaksin COVID-19 yang diproduksi oleh Sinovac Biotech, sebuah perusahaan farmasi yang berbasis di China dengan kantor pusat di Beijing. Perusahaan ini berfokus secara khusus pada pengembangan dan pembuatan vaksin untuk menargetkan penyakit menular pada manusia.

baca juga

Vaksin dua dosis ini direkomendasikan untuk individu berusia 18 tahun ke atas. Berdasarkan daa uji coba di Brasil, disebutkan bahwa vaksin Sinovac memiliki tingkat kemanjuran 50,4% untuk mencegah infeksi simtomatik. Sementara itu sebuah studi di Chili menyebut efektivitas vaksin Sinovac mencapai 67%.

2. Corminatory (Pfizer)

CDC.Gov menulis rekomendasi  booster vaksin COVID-19 Pfizer untuk orang-orang yang memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Setidaknya sudah ada jeda waktu selama 5 bulan setelah dosis pertama disuntikkan 
  • Orang yang mengalami immunocompromised sedang atau berat, setidaknya 3 bulan setelah mendapatkan suntikan dosis pertama

3. AstraZeneca (Vaxzevria dan Kconecavac)

Suntikan booster vaksin Covid-19 AstraZeneca menghasilkan respons kekebalan yang lebih kuat terhadap berbagai varian virus corona, termasuk varian omicron, tulis sebuah laporan di forbes.com.

4. Moderna

CDC merekomendasikan tentang kapan orang dapat menerima suntikan booster. Tertulis dalam cdc.gov, Anda bisa memperoleh suntikan booster dosis kedua setelah interval 5 bulan.

5. Zifivax

Zifivax adalah vaksin yang dikembangkan dan diproduksi oleh perusahaan biofarmasi yang berbasis di China, Anhui Zhifei. Berdasarkan laman pom.go.id, Zifivax adalah vaksin yang dikembangkan dengan teknologi platform subunit protein lonjakan glikoprotein rekombinan yang dapat memicu sistem kekebalan tubuh manusia ketika disuntikkan, tidak seperti vaksin Sinovac yang merupakan vaksin yang tidak aktif.

6. Sinopharm

Berdasarkan laporan yang tertulis di who.int, untuk sementara WHO merekomendasikan penggunaan vaksin COVID-19 Sinopharm pada wanita hamil untuk membantu wanita hamil terhindar dari risiko COVID-19 selama masa kehamilan. 

Demikian informasi yang berhubungan dengan kapan boleh vaksin booster kedua. Semoga dapat dipahami. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 Meningkat, Ahli Nilai Vaksin Booster Kedua bagi Nakes Langkah Tepat

Covid-19 Meningkat, Ahli Nilai Vaksin Booster Kedua bagi Nakes Langkah Tepat

Jogja | Minggu, 31 Juli 2022 | 20:10 WIB

Data Kemenkes: 56,1 Juta Penduduk Indonesia Sudah Vaksin Booster

Data Kemenkes: 56,1 Juta Penduduk Indonesia Sudah Vaksin Booster

News | Minggu, 31 Juli 2022 | 17:09 WIB

Ketahui Jenis Vaksin Booster Kedua, Segera Diberikan kepada Masyarakat!

Ketahui Jenis Vaksin Booster Kedua, Segera Diberikan kepada Masyarakat!

News | Minggu, 31 Juli 2022 | 10:10 WIB

Terkini

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×