Pekan Menyusui Sedunia 2022: WHO Soroti ASI Eksklusif dan IMD yang Menurun di Indonesai

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Senin, 01 Agustus 2022 | 17:15 WIB
Pekan Menyusui Sedunia 2022: WHO Soroti ASI Eksklusif dan IMD yang Menurun di Indonesai
Ilustrasi ibu menyusui. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Pada peringatan Pekan Menyusui Sedunia 2022, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF menyoroti turunnya angka ASI eksklusif dan inisiasi menyusui dini atau IMD yang menurun di Indonesia.

Ini sesuai dengan data Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2021. Dalam laporan tersebut menyebutkan hanya ada 52,5 persen atau setengah dari 2,7 juta bayi yang mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan di Indonesia.

Angka ASI eksklusif ini menurun 12 persen dari capaian di 2019. Artinya semakin banyak bayi yang tidak mengonsumsi ASI selama 6 bulan pertama setelah kelahirannya.

"Angka inisiasi menyusui dini (IMD) juga turun dari 58,2 persen pada tahun 2019 menjadi 48,6 persen pada tahun 2021," ujar WHO Indonesia, melalui keterangan yang diterima suara.com, Senin (1/8/2022).

Ilustrasi ibu menyusui (shutterstock)
Ilustrasi ibu menyusui (shutterstock)

Perlu diketahui, sangat penting hanya memberikan ASI kepada bayi sejak dilahirkan hingga usia 6 bulan, karena sangat penting untuk gizi dan masa depan anak.

Tujuannya agar anak terhindar dari risiko infeksi penyakit yang bisa berakibat fatal, seperti diare dan pneumonia. Ini adalah dua penyakit yang paling tinggi menyebabkan kematian pada anak di bawah usia 1 tahun.

"Semakin banyak bukti menunjukkan, anak-anak yang mendapatkan ASI memiliki hasil tes kecerdasan yang lebih tinggi. Mereka juga lebih rendah risiko obesitas atau berat badan berlebih, sehingga mereka lebih rendah alami diabetes," tambah WHO,

Data global juga menemukan, ASI bisa menyelamatkan 820 ribu anak setiap tahunnya, dan ibu yang menyusui juga bisa terhindar dari risiko kanker payudara pada 20 ribu perempuan per tahun.

"UNICEF dan WHO menyerukan pemerintah dan para mitranya di Indonesia untuk mendukung semua ibu agar dapat menyusui sejak dini, secara eksklusif, dan berkesinambungan di tengah menurunnya angka pemberian ASI selama pandemi Covid-19," tutup WHO.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Menyusui Dunia 2022 Ajak Para Ibu Untuk Mengetahui Pentingnya ASI untuk Bayi

Pekan Menyusui Dunia 2022 Ajak Para Ibu Untuk Mengetahui Pentingnya ASI untuk Bayi

Health | Senin, 01 Agustus 2022 | 16:10 WIB

Buntut Karyawan Lalai, Aurel Hermansyah Marah Gara-gara ASI Baby Ameena Nyaris Basi: Bukan Kerja Biasa Ini!

Buntut Karyawan Lalai, Aurel Hermansyah Marah Gara-gara ASI Baby Ameena Nyaris Basi: Bukan Kerja Biasa Ini!

Sumbar | Senin, 01 Agustus 2022 | 08:34 WIB

Ria Ricis Alami Nyeri Saat Menyusui Baby R, Berapa Lama Bisa Sembuh?

Ria Ricis Alami Nyeri Saat Menyusui Baby R, Berapa Lama Bisa Sembuh?

Health | Senin, 01 Agustus 2022 | 07:15 WIB

Terkini

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

News | Senin, 02 November 2026 | 19:33 WIB

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

×