Cegah Monkeypox, Masyarakat Diingatkan Jaga Kesehatan Kulit

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 02 Agustus 2022 | 14:30 WIB
Cegah Monkeypox, Masyarakat Diingatkan Jaga Kesehatan Kulit
perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air (freepik)

Suara.com - Infeksi cacar monyet atau monkeypox bisa menular lewat kontak langsung kulit dengan kulit. Salah satu gejala yang khas dari infeksi virus tersebut juga munculnya lesi di kulit, terutama pada area wajah dan tangan.

Untuk itu, dokter mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga kebersihan kulit meskipun kasus terkonfirmasi monkeypox belum ada di Indonesia.

"Infeksi ini menular dengan kontak erat. Jadi yang paling penting adalah kita menjaga kesehatan kulit. Selama merawat kulit dengan baik, tidak ada luka, tidak ada lecet, baik di kulit maupun selaput lendir, sehingga menimbulkan infeksi relatif jarang," jelas dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Prasetyadi Mawardi, Sp.KK., dalam konferensi pers virtual, Selasa (2/8/2022).

Cacar monyet di AS [Antara]
Cacar monyet di AS [Antara]

Wakil ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) itu mengingatkan masyarakat tidak perlu panik dengam ancaman paparan monkepox. Berbagai tindakan seperti protokol kesehatan juga bisa dilakukan sebagai pencegahan monkeypox.

"Hindari juga kontak erat, karena bila terjadi dapat menyebabkan infeksi karena adanya mikrolesi yang muncul di selaput lendir. Sehingga masyarakat tidak perlu panik dan dikatakan bahwa sebagian besar penyakit monkeypox ini bisa sembuh sendiri dan relatif ringan," ujarnya.

Namun infeksi monkeypox juga bisa saja menjadi berat dan menimbulkan komplikasi. Dokter Pras menyampaikan, apabila sistem ketahanan tubuh pasien lemah maka infeksi dapat memburuk hingga merambat ke organ lain, misalnya otak seperti terjadi pada pasien monkeypox di Spanyol yang meninggal dunia.

"Yang paling awal adalah komplikasi pada kulit terjadinya infeksi sekunder pada kulit sekitar yang didapatkan ruam. Kemudian berlanjut itu dapat menyebabkan terhadap radang paru, pneumonia, kemudian bisa masuk ke otak. Bisa juga tingkat keparahannya sepsis dan pasien meninggal," tuturnya.

Dokter Pras berpesan, apabila masyarakat mengalami lesi di kulit sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Terutama bila ruam muncul pada area wajah dan tangan.

"Monkeypox ini kebanyakan menyerang wajah dan ekstremitas tangan dan wajah, baiknya tidak melakukan manipulasi apapun pada lesi kulit yang ada di wajah dan tangan," pesan dokter Pras.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Kasus Cacar Monyet Masuk Indonesia, Ini Rekomendasi Lengkap Satgas Monkeypox PB IDI

Cegah Kasus Cacar Monyet Masuk Indonesia, Ini Rekomendasi Lengkap Satgas Monkeypox PB IDI

Health | Selasa, 02 Agustus 2022 | 13:19 WIB

Bukan Hanya Sesama Jenis, Bayi Juga Rentan Terinfeksi Cacar Monyet

Bukan Hanya Sesama Jenis, Bayi Juga Rentan Terinfeksi Cacar Monyet

Health | Selasa, 02 Agustus 2022 | 12:26 WIB

India Konfirmasi Kematian Pertama Cacar Monyet

India Konfirmasi Kematian Pertama Cacar Monyet

Tekno | Selasa, 02 Agustus 2022 | 07:09 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×