Pilihan Pereda Nyeri Otot yang Bisa Dicoba, Baik dengan Obat atau Alami

Yasinta Rahmawati

Selasa, 02 Agustus 2022 | 15:10 WIB
Pilihan Pereda Nyeri Otot yang Bisa Dicoba, Baik dengan Obat atau Alami
Ilustrasi nyeri otot yang dialami. (Unsplash/Afif Kusuma)

Suara.com - Nyeri otot sering dirasakan oleh orang-orang yang memiliki aktivitas fisik cukup berat sehingga membuat otot digunakan terus menerus. Namun nyeri juga terkadang terasa pada orang-orang yang kurang bergerak, sebab otot menjadi kaku. Beberapa solusi pereda nyeri otot sebenarnya bisa dengan mudah didapatkan.

Baik obat yang dijual di apotik atau obat alami, bisa menjadi solusi dari nyeri otot yang Anda alami. Beberapa rekomendasi pereda nyeri bisa Anda lihat di bawah ini.

Obat Pereda Nyeri Otot di Apotik

Beberapa obat bisa dengan cepat didapatkan di apotek tanpa resep dokter, karena obat-obat ini dijual dengan bebas. Namun beberapa obat lain idealnya harus menggunakan resep karena kandungan dan peruntukannya.

Beberapa obat tersebut antara lain sebagai berikut :

  • Paracetamol, menjadi salah satu obat nyeri otot yang paling umum digunakan. Hal ini bisa meredakan nyeri otot ringan hingga sedang dan cukup mudah ditemukan di berbagai apotek di Indonesia. Meski bisa digunakan tanpa resep dokter, pastikan mengkonsumsinya dalam dosis yang direkomendasikan.
  • Obat anti-inflamasi nonsteroid, atau dikenal juga dengan sebutan OAINS, merupakan golongan obat yang bisa diberikan untuk mengatasi nyeri sendi tingkat sedang hingga berat. Namun konsumsinya direkomendasikan untuk sesuai dengan resep dokter, dan tidak dalam jangka panjang.
  • Obat opioid, merupakan obat yang masuk ke golongan OAINS, dan tidak bisa dibeli tanpa resep dokter. Hal ini karena dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan dan adanya risiko ketergantungan. Efek samping yang ditimbulkan juga cukup berat, seperti kantuk, sembelit, hingga muntah.

Obat Alami untuk Nyeri Otot

Untuk obat alaminya sendiri juga terbilang cukup luas. Opsi yang bisa diambil mulai dari jenis kurkumin, hingga buah-buahan.

  • Jenis kurkumin, seperti kunyit, kayu manis, dan jahe, memiliki sifat anti-inflamasi. Dikonsumsi sebagai suplemen atau memasukkan bahan-bahan tersebut ke makanan bisa membantu pelemasan otot yang kaku atau terasa nyeri.
  • Makanan dengan kandungan protein tinggi, juga bisa dikonsumsi setelah Anda berolahraga. Konsumsi makanan seperti ini bisa membantu regenerasi otot dan pemulihan, sehingga efek nyeri tidak bertahan terlalu lama.
  • Ceri dan blueberry, buah ceri dan blueberry bisa menjadi opsi selanjutnya untuk pereda nyeri otot alami. Kandungan nutrisi di dalam kedua buah ini bisa membantu menurunkan nyeri yang dirasakan setelah berkegiatan.

Itu tadi solusi pereda nyeri otot yang bisa Anda jadikan opsi. Tentu efeknya mungkin akan berbeda, dan akan lebih baik jika Anda memeriksakan diri ke tenaga medis atau ahli terapi otot. Semoga berguna, dan selamat melanjutkan aktivitas berikutnya! 

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Suster Rumah Sakit Kasih 1000 Miligram Paracetamol, Ibu Pasien Mengamuk, Publik: Kebanyakan Joget-joget Sih

Viral Suster Rumah Sakit Kasih 1000 Miligram Paracetamol, Ibu Pasien Mengamuk, Publik: Kebanyakan Joget-joget Sih

Bekaci | Rabu, 06 Juli 2022 | 20:35 WIB

Waspada, Rasa Sakit pada 2 Bagian Tubuh Ini Bisa Jadi Gejala Awal Virus Corona Covid-19

Waspada, Rasa Sakit pada 2 Bagian Tubuh Ini Bisa Jadi Gejala Awal Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 19:34 WIB

7 Manfaat Teh Bunga Telang, Salah Satunya Punya Khasiat seperti Paracetamol

7 Manfaat Teh Bunga Telang, Salah Satunya Punya Khasiat seperti Paracetamol

Health | Sabtu, 21 Mei 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB