Psikolog Ungkap Sebab Anak Sulit Makan, Orangtua Mesti Tahu

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Rabu, 03 Agustus 2022 | 15:10 WIB
Psikolog Ungkap Sebab Anak Sulit Makan, Orangtua Mesti Tahu
Ilustrasi anak susah makan. (Pixabay)

Suara.com - Sering kali para ibu mengalami masalah pada anak yang sulit makan. Biasanya, anak akan menolak untuk mengonsumsi makanan yang diberikan.

Kondisi ini sendiri bisa terjadi karena beberapa faktor yang membuat anak menolah untuk makan.

Menurut Psikolog Irma Gustiana Andriani, M. Psi, anak yang menolak makanan sendiri akan memberikan dampak yang buruk, tidak hanya untuk gizinya tetapi hubungannya dengan orang tua. Irma menuturkan, berikut beberapa penyebab anak sulit untuk makan.

Adanya masalah organ mulut

Ilustrasi anak susah makan, pilih-pilih makanan. [Shutterstock]
Ilustrasi anak susah makan, pilih-pilih makanan. [Shutterstock]

Salah satu alasan anak enggan untuk mengonsumsi makanan yaitu karena adanya masalah pada organ mulutnya. Untuk itu, menurut Irma orang tua harus mengecek apakah anak ada permasalah pada organ mulut, seperti oromotorik.

“Kita harus mengecek apakah anak ada masalah organ mulut, entah sariawan, atau oromotorik seperti bagaiamana mereka mengoordinasikan gerakan yang dilakukan, bagaimana mengolah makanan di mulut gitu,” kata Irma dalam Webinar Ajinomoto X Katadata "Peran Umami dalam Mewaspadai Asupan Garam Berlebih untuk Hidup Lebih Sehat", Selasa (2/8/2022).

Gangguan sensori processing

Irma mengatakan, penyebab anak sulit untuk makan yaitu karena adanya gangguan sensori processing. Hal ini menyebabkan anak muntah, menolak, atau bereaksi lainnya ketika diberikan makanan. Tidak hanya itu, kondisi ini juga membuat anak tidak merasakan makanan di mulutnya.

Penyebab anak sulit makan itu sendiri juga menyebabkan anak mengalami beberapa kondisi sebagai berikut.

1. Picky eater (pemilih makanan)

Kondisi ini merupakan anak yang berubah menjadi selektif terhadap makanan yang dikonsumsinya. Biasanya anak akan jadi sosok yang pemilih makanan. Kondisi ini sendiri sering terjadi pada anak berusia 2-3 tahun. Bahkan, jika berlanjut kondisi ini bisa sampai anak berusia 6 tahun.

Hal yang menyebabkan anak menjadi pemilih makanan sendiri juga karena berbagai hal. Misalnya orang tua terlalu banyak membebaskan anak mengonsumsi camilan yang disuka. Selain itu, banyaknya tekanan dan ancaman dari orang tua juga membuatnya menjadi pemilih makanan.

2. Mengemut makanan

Sering kali saat makan, anak justru tidak mengunyah dan mengemutnya. Kondisi ini sendiri biasanya terjadi ketika anak mengalami sariawan, gigi yang tumbuh dan sakit, atau radang tenggorokan. Dengan begitu, anak yang mengemut makanan biasanya menandakan dirinya mengalami gangguan sensorik di area mulutnya.

Mengemut makanan juga bisa menandakan anak untuk merasakan keamanan dirinya. Hal ini karena ia merasa tekanan selama makan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Health: Lucinta Luna Susah Makan, Vladimir Putin Bawa Kotorannya Pulang ke Rusia

Hits Health: Lucinta Luna Susah Makan, Vladimir Putin Bawa Kotorannya Pulang ke Rusia

Health | Jum'at, 15 Juli 2022 | 20:26 WIB

Lucinta Luna Susah Makan, Ternyata Begini Tahapan Makan Usai Operasi Gergaji Rahang

Lucinta Luna Susah Makan, Ternyata Begini Tahapan Makan Usai Operasi Gergaji Rahang

Health | Jum'at, 15 Juli 2022 | 18:33 WIB

Cara Mengatasi Anak Susah Makan, Orangtua Bisa Terapkan 5 Tips Ini

Cara Mengatasi Anak Susah Makan, Orangtua Bisa Terapkan 5 Tips Ini

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 16:29 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB