Begini Peran Kolagen Atasi Proses Penuaan Kulit

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 04 Agustus 2022 | 14:50 WIB
Begini Peran Kolagen Atasi Proses Penuaan Kulit
Kolagen (freepik)

Suara.com - Tubuh manusia akan menua secara alami seiring bertambahnya usia. Kondisi kulit jadi salah satu tanda penuaan yang paling mudah terlihat, seperti keriput, flek hitam, dan nampak kendur. 

Proses penuaan secara alami, terutama di kulit, erat kaitannya dengan kadar kolagen dalam tubuh.  Semakin rendah kadar kolagen, maka tanda penuaan pada kulit juga bisa lebih cepat terjadi. 

"Karena aging bukan hanya perkara usia. Kulit juga bisa menua karena penurunan kolagen dalam tubuh," jelas dokter speasialis gizi klinik dr. Yohan Samudra Sp.GK., dalam temu media bersama Nutriville di Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Kolagen merupakan jenis protein yang tersebar di kulit, rambut, tendon, tulang rawan, dan tulang. Khusus di kulit, kolagen terdapat di lapisan tengah kulit atau dermis.

Ilustrasi Kolagen. (pexel/jellybee)
Ilustrasi Kolagen. (pexel/jellybee)

Dokter Yohan menjelaskan, fungsi kolagen pada kulit untuk menjaga kekencangan, elastisitas, serta kelembapan kulit. Itu sebabnya, kulit yang nampak keriput, kendor, dan kering bisa jadi tanda menurunnya kadar kolagen. 

Meski secara alami, kadar kolagen memang akan turun sekitar 1-3 persen per tahun mulai usia 30-an tahun.  

"Pada perempuan, penurunan kolagen bisa lebih cepat terjadi selama 4-5 tahun pertama pasca menopause karena faktor hormon. Kolagen bisa menurun sampai sekitar 30 persen dalam setahun," ucap dokter Yohan.

Penurunan kadar kolagen itu bisa semakin cepat terjadi apabila sering terpapar sinar matahari, polutan juga gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, kebiasaan begadang, dan makan tidak bergizi seimbang.

Lantaran termasuk jenis dari protein, dokter Yohan mengatakan bahwa dengan mencukupi asupan protein harian bisa sekaligus menambah cadangan kadar kolagen. 

"Kalau pola makan belum cukup atau ingin nambah kolagen dari suplementasi, salah satunya bisa dari minuman kolagen. Secara umum manfaatnya bisa untuk menghambat radikal bebas, memperbaiki hidrasi, melindungi fungsi sel dari paparan UVA, hingga menurunkan radang sendi," jelasnya.

Dari berbagai penelitian telah dibuktikan, lanjutnya, bahwa penambahan konsumsi minuman berkolagen sebanyak 2-5 gram per hari selama 60-90 hari, bisa memberikan berbagai manfaat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disetujui Oleh Dokter Kulit, Ini 6 Cara Mengecilkan Pori-Pori

Disetujui Oleh Dokter Kulit, Ini 6 Cara Mengecilkan Pori-Pori

Lifestyle | Kamis, 04 Agustus 2022 | 10:03 WIB

Sempat Naik Daun Karena Corona, Ini 5 Manfaat Jahe untuk Kecantikan Kulit

Sempat Naik Daun Karena Corona, Ini 5 Manfaat Jahe untuk Kecantikan Kulit

Your Say | Kamis, 04 Agustus 2022 | 08:28 WIB

Lucinta Luna Pamer Wajah Baru Usai Operasi Potong  Jakun, Netizen: Indahnya Ciptaan Dokter

Lucinta Luna Pamer Wajah Baru Usai Operasi Potong Jakun, Netizen: Indahnya Ciptaan Dokter

Sumsel | Rabu, 03 Agustus 2022 | 16:31 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB