Suara.com - Kasus cacar monyet di Amerika Serikat semakin bertambah. Berdasarkan laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), kasus cacar monyet yang dikonfirmasi mencapai 7.510 pada Senin (8/8/2022).
Karena peningkatan signifikan tersebut, para ahli kesehatan negara tersebut memberi rincian lebih lanjut tentang bagaimana virus monkeypox ditularkan.
"Cacar monyet ditularkan melalui kontak kulit ke kulit. Dan itu bisa berupa kontak kulit apa saja. Saya tahu banyak kasus di sini ditularkan melalui hubungan seks, tapi itu bukan penyakit menular seksual," kata spesialis penyakit menular di Memorial Hermann Health System Houston, Linda Yancey.
Berhubungan seks melibatkan banyak kontak kulit. Namun, ini juga terjadi pada saat menari, berjabar tangan, atau olahraga yang berisiko melibatkan kontak fisik.
"Jadi ada banyak cara berbeda untuk menudlarkannya. Setiap kontak kulit ke kulit adalah risiko besar," tambahnya, dikutip dari People.

Yancey juga mengatakan bahwa sangat mungkin cacar monyet ditularkan melalui barang-barang yang sebelumnya dipegang oleh penderita, seperti uang.
Sebab, virus monkeypox bisa bertahan selama berhari-hari di suatu lingkungan.
"Jadi, monkeypox adalah saudara kandung dari cacar. Jadi, barang-barang yang sering disentuh seperti uang, gagang pintu, kereta belanja, (juga) berpotensi menularkan," peringatnya.
Untungnya, pembersih tangan seperti sabun atau hand sanitizer sangat efektif membunuh virus ini.
Selain itu, pakar kesehatan lainnya menyarankan untuk kembali mempraktikkan jarak sosial dan membatasi kontak dekat untuk menurunkan risiko infeksi.