Sering Dianggap Sepele, Ini Tanda Penderita Insomnia Harus Mencari Pertolongan ke Dokter

Vania Rossa Suara.Com
Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:30 WIB
Sering Dianggap Sepele, Ini Tanda Penderita Insomnia Harus Mencari Pertolongan ke Dokter
ilustrasi insomnia. (Pixabay)

Suara.com - Insomnia sering disepelekan dan dianggap sebagai gangguan tidur biasa. Padahal, dampak insomnia tak main-main, lho.

Ahli tidur Michelle Drerup, PsyD, DBSM mengatakan bahwa normalnya, seseorang mungkin tertidur dalam 10 hingga 20 menit setelah berbaring santai di tempat tidur. Tapi, waktu ini dapat bervariasi. Ada pula orang yang membutuhkan waktu 45 menit untuk tertidur, dan itu masih dibilang normal.

Tapi, pada orang insomnia, mereka mungkin tak kunjung tertidur meski sudah berbaring di tempat tidur selama berjam-jam.

Jadi, kapan Anda sebaiknya mencari bantuan untuk mengatasi insomnia?

Menurut Dr. Drerup, seperti dilansir dari Cleveland Clinic, ketika Anda mengalami kantuk yang berlebihan dan terus-menerus di siang hari, itu adalah tanda utama bahwa Anda mungkin membutuhkan bantuan.

“Ketika kita berbicara secara khusus tentang insomnia kronis, di situlah Anda mengalami kesulitan ini setidaknya tiga kali seminggu,” kata Dr. Drerup.

Selain kantuk di siang hari, Anda juga akan merasa seperti tidak punya energi, dan kesulitan untuk fokus.

Dalam kasus seperti ini, dokter Anda dapat merekomendasikan pengobatan terbaik. American College of Family Physicians dan The American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan untuk mencoba strategi pertama yaitu mengubah kebiasaan tidur Anda, sebelum beralih ke minum obat.

Terapi perilaku kognitif untuk insomnia adalah pengobatan standar emas. Ini berfokus pada perilaku dan pikiran yang mengganggu dan melanggengkan insomnia Anda — dan cara ini cukup efektif.

Baca Juga: Ada Berbagai Genre, Ini Dia 5 Lagu Korea Berjudul Insomnia yang Harus Kamu Dengar

“Pengobatan lini pertama untuk insomnia cenderung memiliki hasil jangka panjang yang jauh lebih baik ketika kita membandingkannya dengan menggunakan alat bantu tidur atau obat tidur,” kata Dr. Drerup.

Dan ini bukan pengobatan jangka panjang, biasanya singkat saja, dengan rata-rata mungkin empat hingga enam sesi. Dan setelah itu, Anda akan melihat kemajuan dengan cukup cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI