Sering Disebut Berbahaya, Dokter Tirta Ungkap Cara Terbaik Pakai Cotton Bud untuk Membersihkan Telinga

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 11:43 WIB
Sering Disebut Berbahaya, Dokter Tirta Ungkap Cara Terbaik Pakai Cotton Bud untuk Membersihkan Telinga
Ilustrasi cotton bud. [shutterstock]

Suara.com - Banyak pakar kesehatan memperingatkan dampak buruk dari cotton bud untuk membersihkan telinga. Tapi, dokter Tirta Mandira Hudhi mengatakan cotton bud bisa tetap bermanfaat jika digunakan dengan benar.

Penggunaan cotton bud yang benar, menurut dr. Tirta, tidak perlu dimasukkan hingga bagian dalam telinga, tapi cukup di bagian luar saja, untuk membersihkan berbagai lekukan di daun telinga.

"Cotton bud itu akan efektif kalau hanya dibuat membersihkan telinga bagian luar, yaitu bagian daun telinga, tapi tidak masuk ke lubang telinga," ujar dr. Tirta melalui konten di Instagramnya, dikutip suara.com, Jumat (12/8/2022).

Sedangkan jika cotton bud masuk ke dalam rongga telinga, maka hanya menyebabkan kotoran semakin masuk ke dalam mendekati gendang telinga, dan bisa menyebabkan kehilangan pendengaran.

"Yang terjadi adalah kotoran tersebut kumpul di gendang telinga, membuat penyumbatan di telinga, dan akhirnya kotoran tersebut jadi keras yang mengakibatkan kalian bisa kehilangan pendengaran karena sumbatan," jelas dr. Tirta.

Dokter yang juga influencer itu mengungkap adanya korek kuping besi atau plastik yang bentuknya seperti sendok, yang tidak kalah bahayanya, karena bisa menyebabkan luka di bagian dalam rongga telinga.

"Kayak sendok gitu, itu risikonya adalah bisa menyebabkan perlukaan pada rongga telinga, radang atau bahkan bisa berdarah atau bahkan nusuk si gendang telinga terlalu dalam," terang dokter Tirta.

Sementara itu, kotoran telinga sendiri punya manfaat untuk mencegah benda asing, termasuk serangga, bisa masuk ke dalam telinga. Sehingga kandungan kotoran telinga yang kental dan lengket cenderung bisa membuat serangga tersebut mati, dan tidak masuk semakin dalam ke lubang telinga.

Dan sebenarnya, kotoran telinga juga umumnya bisa keluar dengan sendirinya, berkat aktivitas mengunyah atau pergerakan rahang, yang semakin memudahkan untuk dibersihkan di bagian luar telinga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitos atau Fakta: Air Kelapa Obati dan Bantu Pemulihan Diare? Dokte Tirta Ungkap Faktanya

Mitos atau Fakta: Air Kelapa Obati dan Bantu Pemulihan Diare? Dokte Tirta Ungkap Faktanya

Health | Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:43 WIB

Bukan dengan Cotton Bud, Ini 4 Cara Tepat Membersihkan Telinga

Bukan dengan Cotton Bud, Ini 4 Cara Tepat Membersihkan Telinga

Health | Minggu, 07 Agustus 2022 | 11:19 WIB

Benarkah Angin Duduk Sebabkan Kematian, Dokter Tirta Ungkap Faktanya

Benarkah Angin Duduk Sebabkan Kematian, Dokter Tirta Ungkap Faktanya

Health | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 11:16 WIB

Terkini

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB