Manfaat Arang Aktif untuk Kesehatan, Salah Satunya Membersihkan Saluran Pencernaan

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:46 WIB
Manfaat Arang Aktif untuk Kesehatan, Salah Satunya Membersihkan Saluran Pencernaan
Ilustrasi arang aktif. (Pexels/Anete Lusina)

Suara.com - Pernahkah Anda mendengar arang aktif (activated charcoal)? Jika terasa asing, rasanya tidak heran sebab bahan ini merupakan bahan yang populer beberapa waktu belakangan. Manfaat arang aktif untuk kesehatan cukup banyak, dan digandrungi oleh masyarakat.

Jelas arang ini bukan arang yang digunakan untuk membuat bara api, namun merupakan zat arang alami yang terbuat dari bahan-bahan alami, sehingga dapat memberikan ragam manfaat kesehatan ketika digunakan dengan tepat.

Lalu apa saja manfaatnya?

Simak sederet poin manfaat arang aktif untuk kesehatan berikut ini!

1. Membantu Memutihkan Gigi

Gigi yang menguning akibat aktivitas merokok atau konsumsi kopi dapat dikembalikan warnanya dengan penggunaan arang aktif ini. Arang aktif mengandung zat yang dapat menyeimbangkan kadar keasaman di dalam mulut dan membantu menjaga kesehatan gigi.

Anda tinggal membasahi sikat gigi Anda, kemudian oleskan bubuk arang aktif ke sikat gigi. Lakukan gerakan menyikat gigi seperti biasanya, dan selesaikan dengang berkumur hingga bersih. Terakhir, minum air secukupnya agar mulut tidak terasa terlalu kering.

Arang Aktif (freepik)
Arang Aktif (freepik)

2. Mengobati Jerawat

Khasiat arang aktif selanjutnya adalah mampu meredakan jerawat yang membandel. Caranya cukup mudah, dengan mencampurkan bubuk arang aktif dengan dua sendok teh gel lidah buaya. Oleskan campuran ini pada kulit wajah yang berjerawat dan diamkan beberapa saat.

Setelah selesai, bilas hingga bersih bagian wajah yang diolesi tadi. Keringkan dengan kain lembut, dan perhatikan perubahan yang terjadi.

3. Membantu Membersihkan Saluran Pencernaan

Saluran pencernaan wajib dijaga kebersihan dan kesehatannya secara rutin, karena menjadi titik krusial penyerapan nutrisi dari makanan. Untuk membantu menjaga kebersihannya, Anda bisa menggunakan pil arang aktif.

Dengan konsumsi pil arang aktif, Anda dapat membersihkan saluran pencernaan dari endapan dan sisa racun yang mungkin tertinggal. Selain itu Anda juga dapat meredakan nyeri yang mengganggu dan merasa lebih berenergi.

4. Mengusir Bau Badan Tak Sedap

Masalah bau badan tak sedap tentu mengganggu aktivitas yang dilakukan setiap hari. Untuk menguranginya, Anda bisa menggunakan pil arang aktif yang dikombinasikan dengan konsumsi air mineral sebanyak-banyaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Pintu Masuk Nutrisi, Ini Pentingnya Kesehatan Saluran Pencernaan untuk Tumbuh Kembang Anak

Jadi Pintu Masuk Nutrisi, Ini Pentingnya Kesehatan Saluran Pencernaan untuk Tumbuh Kembang Anak

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 15:08 WIB

Cegah Masalah Saluran Pencernaan, Kesehatan Gigi Wajib Dapat Perhatian Penuh Ya!

Cegah Masalah Saluran Pencernaan, Kesehatan Gigi Wajib Dapat Perhatian Penuh Ya!

Health | Senin, 11 Juli 2022 | 17:01 WIB

Wabah Saluran Pencernaan Serang 800 Keluarga di Korut, Tim Medis Mulai Lakukan Penyelidikan

Wabah Saluran Pencernaan Serang 800 Keluarga di Korut, Tim Medis Mulai Lakukan Penyelidikan

Jogja | Minggu, 19 Juni 2022 | 20:25 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB