Studi Ungkap Long Covid Dapat Tingkatkan Risiko Diabetes

Vania Rossa Suara.Com
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 08:37 WIB
Studi Ungkap Long Covid Dapat Tingkatkan Risiko Diabetes
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian terbaru menunjukkan hubungan antara long Covid dan perkembangan diabetes tipe 2. Hasil studi menunjukkan bahwa dalam waktu satu tahun setelah pulih dari infeksi Covid-19, sekitar 40% orang lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes.

Meski begitu, para peneliti menekankan bahwa meskipun ada hubungan di antara keduanya (long Covid dan diabetes), hal ini tidak membuktikan bahwa long Covid pasti akan menyebabkan diabetes.

"Setiap kali kita berpikir tentang proses penyakit kronis, seperti diabetes, kita perlu melacak hal-hal selama setidaknya 5 sampai 10 tahun ke belakang untuk benar-benar melihat apa yang terjadi," kata Abhijit Duggal, MD, dokter penyakit dalam, seperti dilansir dari Cleveland Clinic.

Studi awalnya membandingkan 180.000 orang yang telah terinfeksi Covid-19 dengan orang yang tidak terinfeksi. Temuan menunjukkan bahwa kelompok yang telah terinfeksi memiliki tingkat diabetes yang lebih tinggi, meski sebelumnya mereka tidak pernah didiagnosis diabetes. Hubungan antara infeksi Covid-19 dan diabetes lebih tinggi di antara orang-orang yang memiliki infeksi lebih serius dan dirawat di rumah sakit.

Untuk setiap 1.000 orang yang diteliti, terdapat 13 orang lebih banyak dalam kelompok yang terjangkit Covid-19, yang didiagnosis menderita diabetes dibandingkan dengan kelompok non-Covid-19.

Hal itu mungkin tampak seperti jumlah yang kecil, tetapi ketika Anda mempertimbangkan bahwa hampir 100 juta orang di Amerika Serikat telah terinfeksi Covid-19, itu berarti ada sekitar 1,3 juta pertambahan kasus diabetes.

Meski demikian, dr. Duggal menekankan sekali lagi, temuan di atas tidak membuktikan bahwa infeksi Covid-19 pasti akan menyebabkan diabetes.

Ia berasumsi, bisa jadi infeksi Covid-19 memicu perubahan pada tubuh yang bisa menyebabkan diabetes pada beberapa orang. Namun, bisa juga orang yang mengalami long Covid adalah orang yang juga memiliki risiko tinggi terkena diabetes.

Atau, mungkin, ketika Anda merasakan gejala long Covid dan berobat ke dokter, secara kebetulan dokter menemukan potensi diabetes dalam tubuh Anda yang sbelumnya tidak Anda ketahui.

Baca Juga: Ahli: Olahraga 30 Menit setelah Makan Bantu Turunkan Gula Darah Pasien Diabetes

Sambil menunggu lebih lanjut penelitian lebih lengkap mengenai hubungan antara long Covid dan diabetes, dr. Duggal menyarankan agar Anda mewaspadai gejala diabetes yang mungkin muncul, seperti:

  • Penglihatan kabur.
  • Kelelahan.
  • Merasa sangat lapar atau haus.
  • Lebih sering buang air kecil (biasanya di malam hari).
  • Penyembuhan luka yang lambat.
  • Kesemutan atau mati rasa di tangan atau kaki.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI