Update Covid-19 Global: Filipina Baru Mulai Sekolah Tatap Muka Untuk Pertama Kalinya Sejak Pandemi

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 23 Agustus 2022 | 08:43 WIB
Update Covid-19 Global: Filipina Baru Mulai Sekolah Tatap Muka Untuk Pertama Kalinya Sejak Pandemi
ilustrasi anak sekolah [shutterstock]

Suara.com - Update Covid-19 global per Selasa (23/8) pukul 08.00 WIB tercatat kasus baru ada sebanyak 465.932 dan angka kematian juga bertambah 1.228 jiwa.

Data pada situs worldometers, kasus baru harian terbanyak masih terjadi di Jepang yang melaporkan 217.875 kasus dalam 24 jam terakhir. Negara tersebut juga melaporkan angka kematian harian terbanyak dengan jumlah 228 jiwa.

Akumulasi data Covid-19 global akibat penambahan itu kini tercatat 601,37 juta kasus positif dengan jumlah kematian 6,47 juta jiwa. Sampai sekarang masih ada 18,96 juta orang di seluruh dunia yang positif Covid-19, sebanyak 43.918 pasien di antaranya dalam kondisi kritis.

Filipina Baru Mulai Kembali Sekolah Tatap Muka

Mayoritas sekolah di Filipina baru memulai kembali sekolah tatap muka pasca dua tahun pandemi Covid-19. Jutaan siswa di seluruh Filipina telah kembali ke ruang kelas pada Senin (22/8) waktu setempat.

Filipina menjadi salah satu dari sedikit negara terakhir yang beralih kembali ke pembelajaran tatap muka setelah adanya wabah Covid-19. Tetapi beberapa ahli mengatakan penangguhan yang berkepanjangan dari pelajaran tatap muka telah memperburuk krisis pendidikan.

Sekitar 24.000 sekolah umum di negara itu akan menerapkan kelas tatap muka selama lima hari. Sisanya akan mengadakan campuran kelas tatap muka dan online, kata pejabat pendidikan.

Sistem seperti itu rencananya akan diterapkan hingga November. Kemudian, seluruh 27 juta siswa yang terdaftar diharapkan bisa kembali ke kelas penuh waktu.

Beberapa sekolah harus membagi kelas secara bergiliran karena kekurangan ruang kelas juga untuk menghindari kepadatan. Kementerian Pendidikan Filipina khawatir sekolah dapat berubah menjadi pusat penularan baru virus corona.

Filipina mengalami salah satu wabah Covid-19 terburuk di Asia Tenggara, dengan hampir tiga juta kasus dan sekitar 50.000 kematian.

Dampak dari sekilah online selama dua tahun pandemi diperkirakan telah mempengaruhi tumbuh kembang pendidikan anak. Penelitian dari Bank Dunia tahun lalu ditemukan bahwa sembilan dari sepuluh anak di Filipina yang berusia 10 tahun tidak bisa membaca dan memahami teks sederhana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 22 Agustus: Positif 1.546, Sembuh 2.046, Meninggal 4

Update COVID-19 Jakarta 22 Agustus: Positif 1.546, Sembuh 2.046, Meninggal 4

Jakarta | Senin, 22 Agustus 2022 | 21:15 WIB

Update Covid-19 Global: Hong Kong Alami Lonjakan Kasus Tertinggi Sejak Maret

Update Covid-19 Global: Hong Kong Alami Lonjakan Kasus Tertinggi Sejak Maret

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 08:22 WIB

Update Covid 19 Global: Kim Jong Un Beri Apresiasi Petugas Medis Karena Berhasil Buat Korea Utara Menang Lawan Corona

Update Covid 19 Global: Kim Jong Un Beri Apresiasi Petugas Medis Karena Berhasil Buat Korea Utara Menang Lawan Corona

Health | Minggu, 21 Agustus 2022 | 10:31 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB